Konsep Wakaf Tunai Dalam Ekonomi Islam: Studi Pemikiran Abdul Mannan

Martini Dwi Pusparini


Abstract


Konsep Wakaf Tunai Dalam Ekonomi Islam:
Studi Pemikiran Abdul Mannan

Martini Dwi Pusparini

Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Indonesia E-mail: martini.dwi293@gmail.com

ABSTRAK

Wakaf telah menjadi salah satu instrumen dalam ekonomi Islam yang memiliki spesifikasi khusus dan menjadi pembeda dibandingkan jenis filontropi yang lain. Wakaf mamiliki ciri keabadian, yang artinya apabila harta tertentu telah diwakafkan maka hal itu tidak akan berubah hingga hari akhir. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan manajemen wakaf tunai (cash waqf) menurut Abdul Mannan, yang merupakan salah satu pioneer dalam pengembangan wakaf tunai dalam ekonomi Islam. Dengan menggunakan telaah pustaka (literature review) karya-karya Abdul Mannan, dapat disimpulkan bahwa menurut beliau, wakaf tunai memiliki arti yang sangat penting bagi perekonomian negara, sebagai sarana transfer harta kekayaan orang kaya kepada para pengusaha dan warga masyarakat dalam membiayai berbagai program keagamaan, sosial, dan pendidikan dalam negara-negara Islam.

Kata Kunci: Ekonomi Islam, Wakaf Tunai, Kesejahteraan Islam.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/jes.v1i1.2692 | Abstract views : 1240 | PDF views : 1240 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Editorial Office
Departement of Islamic Economics
Faculty of Islamic Studies

University of Muhammadiyah Malang
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, East Java, Indonesia

(p)ISSN: 2502-3918; (e)ISSN: 2502-7824

Email: jurnalfalah@umm.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/