Peran Kearifan Lokal Nyunteng dalam Hubungan Sosial Petani Pangan di Desa Jatian Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember

Nurul Dwi Novikarumsari, Risqi Annisatul, Andrias Alfariski, Zikil Muarrofah, Arief Pamungkas, M Nurhidayatullah


Abstract


Desa Jatian merupakan desa yang sampai saat ini masih mampu melestarikan salah satu kearifan lokal yang ada di Kabupaten Jember. Kearifan lokal yang tetap berkembang dan dilestarikan di Desa Jatian yaitu Nyunteng. Kearifan lokal Nyunteng merupakan suatu tradisi tradisi atau kebudayaan turun – temurun yang dilakukan oleh masyarakat sekitar sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan leluhur nenek moyang masyarakat setempat. Pelaksanaan Nyunteng melibatkan masyarakat sehingga secara tidak langsung timbul interaksi sosial atau hubungan sosial yang terjadi antar masyarakat, khususnya petani padi. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan proses pelaksanaan Nyunteng dan (2) perannya terhadap hubungan sosial petani pangan yang ada di Desa Jatian. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Jatian Kecamatan Pakusari Kecamatan Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang menjadikan petani dan masyarakat sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dari lapang dianalisis dengan beberapa metode yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) serangkaian proses Nyunteng dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dilakukan disawah secara sederhana dan di sawah sekaligus di rumah secara besar – besaran, (2) kearifan lokal Nyunteng memiliki peran khusus dalam hubungan sosial petani pangan. Peran kearifan lokal Nyunteng dapat meningkatkan hubungan antara petani pangan dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam pelaksanaan Nyunteng.

 


Keywords


Kearifan Lokal, Tradisi, Kebudayaan, Nyunteng, Peran, Hubungan Sosial.

Full Text:

PDF

References


Athanasius, T. 2012. Manajemen Keuangan, Buku Dua, Edisi Kedelapan. Jakarta. Gramedia.

Dila, F. R. 2017. Ritual Keleman Dan Metik Bagi Petani Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Paradigma, 5(3):1-13.

Edi dan Hastuti. Kearifan Lokal Dalam Mengelola Sumberdaya Lahan Pertanian di Lembah Sungai Sileng Purba Kecamatan Borobudur. Jom Faperta. 1 (2) : 1 – 18.

Guntur, A., Edi, S., dan Cepriadi. Kajian Kearifan Lokal Petani Padi Sawah Di Desa Hutan Gurgur Di Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir. Jom Faperta. 3 (2) : 1 – 7.

Hutami. G dan A Chariri. 2010. Pengaruh Konflik Peran Dan Ambiguitas Peran Terhadap Komitmen Independensi Auditor Internal Pemerintah Daerah (Studi Empiris Pada Inspektorat Kota Semarang) .Standar Profesional Akuntan Publik. 19(9):1148-1159.

Prayogi R dan E. Danial. 2016. Pergeseran Nilai-Nilai Budaya Pada Suku Bonai Sebagai Civic Culture Di Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Humanika. 23(1):61-79.

Sidabutar, O S, Sayamar E, Kausar. 2016. Strategy for Maintaining a Local Wisdom in Rice Farming in Simpang Raya Village Panei SubDistricts Simalungun District North Sumatra Province. JOM Faperta Vol. 3 No. 2 Oktober 2016.




DOI: https://doi.org/10.22219/agriecobis.Vol3.No1.01-07 | Abstract views : 411 | PDF views : 411 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

View My Stats