EFEK FARMAKOLOGI SUSPENSI BIJI LADA HITAM (Piper nigrum l) DAN PIPERIN TERHADAP TEKANAN DARAH KUCING TERANESTESI

Dian Ermawati


Abstract


Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit degeneratif yang mempunyai risiko penyebab kematian yang cukup tinggi. Menurut berbagai penelitian didapatkan prevalensi penyakit hipertensi mencapai 15-20% . Untuk mengatasinya, akhir-akhir ini orang cenderung untuk kembali memakai produk-produk alami. Biji lada hitam (Piper nigrum l) yang mempunyai kandungan pedas yaitu piperin dengan kadar yang relatif besar sekitar 5-9% digunakan masyarakat pemakai obat tradisional untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi. Untuk itu diperlukan pembuktian secara ilmiah apakah terdapat daya hipotensif biji lada hitam dan piperin terhadap tekanan darah kucing teranestesi. Dalam penelitian ini hewan uji kucing dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok I suspensi biji lada hitam dosis 5%, kelompok II suspensi biji lada hitam dosis 20%, kelompok II suspensi biji lada hitam dosis 40%, kelompok IV kontrol negatif CMC Na 0,5% dan kelompok V piperin dosis 5%. Pemberian larutan uji secara intragastrik, dilakukan saat tekanan darah stabil (dianggap waktu / t = 0). Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian bahan uji yaitu pada menit ke-0, 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105, dan 120. Analisis data menggunakan uji deskriptif, uji Kruskal Wallis, Uji Mann Whitney dan uji Split-plot. Hasil penelitian menunjukkan pemberian suspensi biji lada hitam yang diberikan pada kucing yang teranestesi menunjukkan efek hipotensif. Lada hitam dosis 5% menunjukkan penurunan tekanan darah yang sesuai dengan pengobatan hipertensi dengan durasi dari menit ke-0 sampai menit ke-120. Lada hitam dosis 20% memberikan penurunan tekanan darah terbesar pada menit ke-60 sebesar 45,67%.

 

Kata kunci: biji lada hitam, kucing, hipotensif


Keywords


biji lada hitam;kucing;hipotensif

Full Text:

pdf


DOI: https://doi.org/10.22219/far.v1i1.418 | Abstract views : 1582 | pdf views : 471

Copyright (c)



Creative Commons License

Creative Commons Attribution 4.0 International License.