POLA PERESEPAN ANTIBIOTIKA PADA KASUS INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI KLINIK “X” DI KOTA MALANG PADA BULAN MEI-DESEMBER 2008

Ika Ratna Hidayati, Hidajah Rachmawati


Abstract


Infeksi pada saluran napas merupakan penyakit yang umum terjadi pada masyarakat. Infeksi saluran napas berdasarkan wilayah infeksinya terbagi menjadi infeksi saluran napas atas dan infeksi saluran napas bawah. Infeksi saluran napas atas meliputi rhinitis, sinusitis, faringitis, laryngitis, epiglotitis, tonsillitis, otitis. Sedangkan infeksi saluran napas bawah meliputi infeksi pada bronchus, alveoli seperti bronchitis, bronkhiolitis, pneumonia. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat gambaran pola peresepan antibiotik pada kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Klinik “X” di Kota Malang pada bulan Mei-Desember 2008. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada periode Mei sampai Desember 2008 di sebuah klinik “X” di Kota Malang, Jawa Timur. Semua pasien dengan semua jenis umur dan yang tercatat di dalam rekam medik di ambil sebagai sampel. Analisa dilakukan dengan metode deskriptif non analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 166 kasus infeksi saluran pernapasan akut, 69,87% diantaranya pasien wanita, sedangkan sisanya 30,12% adalah laki-laki. Antimikroba yang paling banyak digunakan adalah sefadroxil sebanyak 51,20%, dan diikuti berturut – turut antibiotika Ciprofloxacin sebanyak 22,89%, Amoxicillin sebanyak 12,05%, Cotrimoxazol sebanyak 6,02%, Thiamphenicol sebanyak 4,82%, Erythromycin sebanyak 2,4%, dan paling rendah adalah antibiotika Chloramphenicol sebanyak 0,60%. Secara umum pemilihan dan penggunaan antimikroba untuk terapi pada pasien infeksi saluran pernapasan akut di Klinik “X” di Kota Malang, propinsi Jawa Timur bulan Mei-Desember 2008 sudah sesuai dengan referensi standar pelayanan kefarmasian.

 

Kata kunci : antibiotika, infeksi saluran nafas, pola peresapan


Keywords


antibiotika;infeksi saluran nafas;pola peresapan

Full Text:

pdf


DOI: https://doi.org/10.22219/far.v1i1.427 | Abstract views : 813 | pdf views : 666

Copyright (c)



Creative Commons License

Creative Commons Attribution 4.0 International License.