ANALISA MODEL SEBARAN PERJALANAN INTERNAL MASYARAKAT KOTA BATU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI

Andi Syaiful Amal


Abstract


Distribusi perjalanan adalah proses menghitung jumlah perjalanan yang terjadi antara satu zona dengan semua zona lainnya.  Tujuan dari analisa distribusi perjalanan ini adalah untuk mengetahui jumlah perjalanan yang berasal dari kota Batu ke zona kota Batu          ( intern zona ) dan dari kota Batu ke zona kabupaten Malang ( ekstern zona ).  Melihat kondisi kota Batu seperti sekarang ini untuk tingkat pertumbuhan wilayah yang berbeda-beda dan pembagian wilayah atau zona yang tidak merata, maka akan menimbulkan distribusi perjalanan ( sebaran pergerakan ) yang berbeda-beda pula sehingga perlu untuk menganalisa bangkitan dan tarikan perjalanan.  Analisa untuk intern dan ekstern zona menggunakan metode sintetis dengan model gravitasi karena adanya perbedaan waktu tempuh perjalanan tiap moda tidak sama.  Perjalanan yang dianalisa adalah perjalanan didalam kota Batu ( intern zona ) dan perjalanan di kabupaten Malang ( ekstern zona ).  Dari hasil analisa distribusi perjalanan dengan metode gravitasi jumlah perjalanan yang dihasilkan oleh masyarakat kota Batu sebesar 1746 perjalanan / hari.  Untuk jumlah produksi perjalanan terbesar adalah di kecamatan Junrejo sebesar 217 perjalanan / hari.  Sedangkan jumlah produksi perjalanan terkecil adalah kecamatan di Punten sebesar 49 perjalanan / hari.

Keywords


Distribusi perjalanan; Metode Gravitasi; umm

Full Text:

PDF
| Abstract views : 936 | PDF views : 936

Copyright (c)