Editorial Policies

Focus and Scope

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (JKPP) (P-ISSN 2337-7623; E-ISSN 2337-7615) diterbitkan oleh Program Studi Magister Pedagogi (MKPP) Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume pada bulan Juni dan Desember, berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan artikel di bidang kebijakan dan pengembangan pendidikan dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga Perguruan Tinggi yang ditulis oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (JKPP) (P-ISSN 2337-7623; E-ISSN 2337-7615) diterbitkan oleh Program Studi Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, Terbit dua kali dalam satu volume pada bulan Juni dan Desember, berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan artikel dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga Perguruan Tinggi yang ditulis oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.

 

Section Policies

Journal

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

EDITORIAL

Unchecked Open Submissions Unchecked Indexed Unchecked Peer Reviewed

Artikel

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process


Setiap naskah yang diterima akan dibaca oleh staf editorial. Naskah yang diterima akan ditinjau setidaknya oleh dua reviewer, ditambah komentar editorial. Para editor kemudian membuat keputusan berdasarkan rekomendasi pengkaji dari beberapa kemungkinan: ditolak, memerlukan revisi besar, perlu revisi kecil, atau diterima. Naskah yang memerlukan diharuskan untuk merevisi naskah sesuai dengan komentar resensi dan editor. Tim editor akan memprosesnya untuk publikasi nanti.

 

Publication Frequency

JKPP terbit 2 kali dalam satu tahun, pada bulan Juni dan Desember.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.