Pengaruh Pengembangan Penggunaan Lahan terhadap Pola Curah Hujan di Kota Malang

Dian Noorvy Khaerudin, Pamela Dinae, Ayu Apriliyanti


Abstract


Penggunaan lahan merupakan salah satu faktor pengaruh atas terjadinya banjir. Banjir terjadi adalah dikarenakan limpasan dan resapan air yang tidak seimbang. Limpasan dipengaruhi oleh jumlah hujan, durasi hujan, daerah tangkapan hujan, dan kondisi penggunaan lahan atau juga penutup lahan. Penggunaan lahan di Kota Malang diartikan sebagai sebelum dan sesudah pengembangan penggunaan lahan di kawasan Jl. Veteran Kota Malang  yang termasuk dalam daerah tangkapan hujan. Curah hujan pengamatan dihitung dari hujan harian maksimum bulanan rata–rata 10 tahun sebelum  dan setelah pengembangan penggunaan lahan . Hasil pengamatan, pola hujan di Kota Malang tidak berubah, pola hujan Monsunal. sebelum dan sesudah pengembangan penggunaan lahan. Jumlah hari hujan sebelum pengembangan lebih lama tinggi dibandingkan saat setelah pengembangan penggunaan lahan. Dengan jumlah hujan yang lebih banyak namun hujan maksimumnya rendah terjadi pada sebellum pengembangan penggunaan lahan, sedangkan untuk curah hujan maksimum tinggi namun mempunyai jumlah hari hujan yang sedikit adalah sesudah pengembangan pengguaan lahan.


Keywords


curah hujan harian maksimum; jumlah hari hujan; penggunaan lahan; pola curah hujan.

References


Bambang lareno, L. s. (2017). Pengaruh Jenis Pola Hujan Indonesia Terhadap AkurasiPrediksi Neural Network Curah Huja. Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2017. Bali: STIMIK STIKOM.

Costa, M. C. (2016). eprint. Retrieved Pebruari 2, 2020, from itn: http://eprints.itn.ac.id/1414/2/Jurnal%20Skripsi.pdf

Hidayat R, L. B. (2015; ). Pengaruh Fitur Suhu Dan Kelembaban Terhadap Akurasi Neural Network Prakiraan Curah Hujan. . Konferensi Nasional Sistem Informasi (pp. 199-203.). Manado. : Universitas Klabat.

Julismin. (2013). Dampak Perubahan Iklim di Indonesia. Jurnal Geografi.

Oktawati, A. E. (2017). Adaptasi Gedung Museum Kota Makassar Terhadap Iklim. Prosiding Seminar Heritage IPLBI 2017. Makasar: UIN Makasar.

Pujiastuti, D. (2010). Analisis Efek Karbondioksida (CO2) Terhadap Kenaikan Temperatur Di Bukit Kototabang Tahun 2005 – 2009 . Jurnal Ilmu Fisika.

Runtunuwu, E., & Syahbuddin. (2007). Perubahan Pola Curah Hujan dan Dampaknya Terhadap Periode Masa Tanam. JURNAL TANAH DAN IKLIM.

Setiwawan, O. ( 2012 ). “Analisis Variabilitas Curah Hujan dan Suhu di Bali”. . Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol. 9 No.1, 66—79.

Suryantoro, A., & Siswanto, B. (2008). Analisis Korelasi Suhu Udara Permukaan dan Curah Hujan di Jakarta dan Pontianak. Jurnal Sains Dirgantara.




DOI: https://doi.org/10.22219/jmts.v18i1.11859

Copyright (c) 2020 Media Teknik Sipil

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________

Editorial Office 
Civil Engineering Department, 
University Muhammadiyah of Malang
Jl. Tlogomas No 246 Malang, Jawa Timur, Indonesia 
Phone (+62) 341464318 ex 130

email : jurnal.mediatekniksipil.umm@gmail.com

 

MEDIA TEKNIK SIPIL Journal

MTS by http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jmts/ is licensed under a Creative commons attribution - sharealike 4.0 International license.

View My Stats