PEMBUATAN BETON POROUS DENGAN MATERIAL GEOPOLIMER

Rofikatul Karimah, Akbar Prasojo


Abstract


Meningkatnya luas daerah yang ditutupi oleh perkerasan dengan pembangunan permukiman seperti halnya di perkotaan dapat mengakibatkan waktu berkumpulnya air menjadi jauh lebih pendek, dengan berkurangnya kesempatan air hujan berinfiltrasi ke dalam tanah, maka limpasan permukaan air hujan akan menimbulkan genangan bahkan banjir pun  dapat terjadi pula. Dalam upaya mengantisipasi hal tersebut, maka diperlukan penerapan mengenai drainase permukiman yang berwawasan lingkungan, seperti pembuatan perkerasan beton porous, sebatas untuk konstruksi non struktural seperti parkir kendaraan, trotoar, lapangan, dll. Perkembangan muktahir yang menjanjikan saat ini adalah penggunaan abu terbang sepenuhnya sebagai pengganti semen Portland lewat proses yang disebut polimerisasi anorganik (geopolimer). Diharapkan dari pembuatan beton porous dengan material geopolimer ini selain dapat menyerap air dengan cepat juga memiliki kekuatan mekanik yang sama dengan beton pada umumnya. Metode penelitian ini bersifat eksperimen dengan mencari mix design geopolimer yang paling tepat dari benda uji silinder diameter ukuran 7,5 cm dan tinggi 15 cm. Penelitian menggunakan campuran bahan pengganti semen Portland menggunakan material geopolimer pada benda uji silinder dan dibuat variasi prosentase 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Berdasarkan hasil uji diperoleh variasi campuran geopolimer optimum pada 29% dengan kuat tekan beton 11 N/mm2 dan porositas beton 14%. Perlu ditemukan bahan tambah (Admixture) untuk mendapatkan kuat tekan, daya serap air, dan workability yang diinginkan pada pembuatan beton porous dengan material geopolimer.


Keywords


Beton Porous; Non Struktural; Abu Terbang

Full Text:

PDF

References


Agusandra, A. (2013). Beton Polimer. http://senyum-itu.blogspot.co.id/ 2013/11/ beton-polimer.html. Diakses pada tanggal 11 Februari 2017.

Anonim. (2011). Repot On Pervious Concrete. American Concrete Institute, Farmington Hills, MI, USA.

ASTM Designation. C 39–94. 2005. Standard Test Method for Compressive Strength of Cylindrical Concrete Specimens.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). Metode Pengujian Kekuatan Tekan Mortar Semen Portland Untuk Pekerjaan Sipil. SNI – 03-6825-2002.

Departemen Of Transportation. (2010). Geopoymer Concrete. Concrete Pavement Technologi program.

Davidovits, J. (2008). Geopolymer : Chemistry and Applications. Perancis: Geopolymer Institute.

Sanggapramana. (2011). Beton Geopolimer. https://sanggapramana.wordpress.com /2011/02/15/beton-geopolimer/. Diakses pada 20 Februari 2017.

Priyadarshana, T. Jayathunga, T., Dissanayake, R. Pervious Concrete – A Sustainable Choice In Civil Engineering And Construction. Sri Lanka.

Yusuf. L. (2006). Materi Kuliah Metode Konstruksi. ”Construction Method Rigid Pavement”.




DOI: https://doi.org/10.22219/jmts.v17i1.7535 | Abstract views : 69 | PDF views : 0

Copyright (c) 2019 Media Teknik Sipil

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________

Editorial Office 
Civil Engineering Department, 
University Muhammadiyah of Malang
Jl. Tlogomas No 246 Malang, Jawa Timur, Indonesia 
Phone (+62) 341464318 ex 130

email : jurnal.mediatekniksipil.umm@gmail.com

 

MEDIA TEKNIK SIPIL Journal

MTS by http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jmts/ is licensed under a Creative commons attribution - sharealike 4.0 International license.

View My Stats