ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL KABUPATEN TULUNGAGUNG UNTUK KELAS V SD TEMA BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA

Tyas Deviana

Abstract


Pelaksanaan pembelajaran tematik di SD merupakan hal yang baru.
Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran tematik salah satunya
diterbitkan buku teks oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)
yang disusun dan digunakan secara nasional, sehingga kurang mengapresiasi kearifan
budaya lokal daerah siswa. Pada dasarnya pembelajaran tematik bertujuan untuk
mengenalkan siswa pada lingkungan yang terdekat dengan siswa. Modul merupakan
salah satu jenis dari bahan ajar cetak. Perbedaan modul dengan ba han ajar cetak yang
lain yaitu pada modul siswa dapat belajar secara mandiri dan memuat konsep bahan
pengajaran yang dapat dipelajari sendiri oleh siswa (self instruction), dengan begitu
siswa akan aktif belajar (active learning). Analisis kebutuhan pengembangan modul
pembelajaran berbasis kearifan lokal Kabupaten Tulungagung ini meliputi analisis
kurikulum, analisis siswa, serta analisis kondisi lapangan. Berbagai analisis dilakukan
untuk mengetahui kebutuhan perlu dikembangannya modul pembelajaran berabsis
kearifan lokal yang menyeluruh sesuai dengan kondisi siswa, kurikulum, serta kondisi
di lapangan. Analisis kebutuhan yang menyeluruh dan akurat diharapkan dapat
dikembangkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kabupaten Tulungaung
yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.


Keywords


Analisis Kebutuhan, Modul Pembelajaran, Kearifan Lokal, Kabupaten Tulungaggun

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/jp2sd.vol6.no1.47-56

Copyright (c) 2018 Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.