Gaya kepenulisan Pramoedya: Stilistika atas roman Bumi Manusia

Ardik Ardianto


Abstract


Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer sarat akan penarasian berbagai representasi kolonial, misalnya hegemoni bahasa, dan diskriminasi rasial. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana diksi suatu kata tidak hanya digunakan sebagai pendukung pelataran tetapi jauh di dalamnya mampu menjadi sarana pengungkap kedua representasi tersebut. Sumber data utama yang digunakan adalah roman Bumi Manusia. Data utama yang ditelaah adalah pilihan diksi Pramoedya, baik berupa kata, frasa, maupun klausa yang kemudian dianalisis berdasarkan beberapa aspek, yakni terminologi, etimologi, dan konteks sosio-historisnya. Beberapa sumber referensi, seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia dan beberapa artikel atau buku penunjang, digunakan sebagai sumber data sekunder. Pemerian hasil temuan yang disajikan dalam makalah ini secara sederhana menunjukkan bahwa diksi bukan merupakan pilihan kata yang netral tanpa ada muatan apa pun di dalamnya; bagaimana diksi yang digunakan oleh sang penulis mampu merepresentasikan hegemoni bahasa, diskriminasi rasial, serta keadaan sosial budaya era Kolonial Hindia Belanda. Bagi mereka yang hidup sebagai zeitgeist (anak jaman) yang hidup dengan situasi, kondisi, dan semangat pada masa kolonial, pertemuan dua budaya atau lebih (yang diwakili oleh peradaban Barat dan Timur) mampu merekonstruksi ulang pola pandang dan nilai budaya, sehingga melahirkan kosakata-kosakata baru bahkan bahasa baru untuk mewakili realitas tersebut. Adapun bagi mereka yang hidup tidak sebagai zeitgeist masa itu, penggunaan kosakata-kosakata baru tersebut mampu menjadi wahana dalam menangkap representasi budaya yang terkandung di dalamnya.

Keywords


Bumi Manusia, Poskolonial, Representasi, Stilistika

Full Text:

PDF

References


Adenan, M. K., Kayad, F. G., & Daud, M. Z. (2019). Analisis stilistik melalui penggunaan bahasa dalam novel sastera indie: Karya Azwar Kamaruzaman. Jurnal Kesidang, 3(1), 106-121. Retrieved from http://journal.kuim.edu.my/index.php/JK/article/view/315/271

Akbar, V. K. (2019). Peran perempuan dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 232-236. Retrieved from https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/Bahastra/article/view/1323/1027

Arti, L. W. (2015). Kajian stilistika novel Rembulan Ndhuwur Blumbang karya Narko “Sodrun” Budiman. ADITYA-Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, 7(1), 22-27. Retrieved from http://ejournal.umpwr.ac.id/index.php/aditya/article/view/2397/2247

Ashcroft, B., Griffiths, G., & Tiffin, H. (2003). The empire writes back: Theory and practice in post-colonial literatures. London; New York: Routledge.

Badio, S., Nurgiyantoro, B., & Hartono, H. (2019). Nilai perjuangan dalam novel Arus Balik karya Pramoedya Ananta Toer. Indonesian Language Education and Literature, 5(1), 33-46. doi: http://10.24235/ileal.v5i1.3723

Barry, P. (2017). Beginning theory: An introduction to literary and cultural theory. Manchester: Manchester University Press.

Basiang, M. (2017). The contemporary law dictionary (2nd ed.). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Bhabha, H. (1984). Of mimicry and man: The ambivalence of colonial discourse. JSTOR, 28(1), 125-133. doi: http://10.2307/778467

Bosma, U., Raben, R., & Shaffer, W. (2008). Being" Dutch" in the Indies: A history of creolisation and empire, 1500-1920. Singapore: University of Hawaii Press.

Farhana, R., Farah , & Aflahah, A. (2019). Kolonialisme dan nasionalisme dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 10-25. doi: http://dx.doi.org/10.19105/ghancaran.v1i1.2946

Frederick, W. H., & Worden, R. L. (2011). Indonesia: A country study. Washington: Federal Research Division, Library of Congress.

Gee, J. P. (2014). An introduction to discourse analysis: Theory and method. New York: Routledge.

Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1989). Language, context, and text: Aspects of language in a social-semiotic perspective. Oxford: Oxford University Press.

Hartono, H. (2017). Mimikri dan hibriditasi dalam novel Burung-Burung Manyar karya YB Mangunwijaya. Paper presented at the PIBSI 39, Semarang.

Hastuti, N. (2018). Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer kajian sosiologi sastra. Humanika, 25(1), 64-74. doi: https://doi.org/10.14710/humanika.v25i1.18128

Kramsch, C., & Widdowson, H. (1998). Language and culture. Oxford: Oxford University Press.

Kusuma, B. A., & Atikah, A. (2017). Analisis novel “Bukan Pasar Malam” karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan pendekatan postkolonial. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 8-21. doi: http://dx.doi.org/10.33603/deiksis.v4i2.636

Lane, M. (1996). This earth of mankind. New York: Penguin Books.

Leech, G. (1969). A linguistic guide to English poetry. Harlow: Longmans.

Leech, G., & Short, M. (2001). Style in fiction: A linguistic introduction to English fictional prose foreign language. New York: Pearson Longman.

Mangunwijaya, Y. B. (1989). Burung-burung manyar: sebuah roman. Jakarta: Djambatan.

Muzakka, M. (2017). Novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer: Analisis hegemoni. ALAYASASTRA, 13(1), 13-20. doi: https://doi.org/10.36567/aly.v13i1.73

Nisa, I. N. (2019). Perbedaan kelas sosial pada novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia (SENASBASA), Malang.

Rahayu, I., Muliawati, H., & Pujiatna, T. (2019). Women's struggle against colonial imperialism in the Tetralogi Novel Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer. Paper presented at the International Conference on Interdisciplinary Language, Literature and Education (ICILLE 2018).

Ridwan, M. F., & Sofianto, K. (2019). Rasisme dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer: Kajian sosiologi sastra. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 3(2), 1-11. Retrieved from https://www.jurnal.unma.ac.id/index.php/dl/article/view/1320

Said, E. (2003). Orientalism (25th Anniv.). New York: Vintage Books.

Subroto, D. E. (1997). Telaah linguistik atas novel Tirai Menurun karya NH Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sugono, D. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (4th ed.). Jakarta: Gramedia.

Taylor, J. G. (1983). The social world of Batavia: European and Eurasian in Dutch Asia. London: University of Wisconsin Press.

Toer, P. A. (2016). Bumi manusia. Jakarta Timur: Lentera Dirpantara.




DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v6i1.11688 | Abstract views : 135 | PDF views : 135 |

Copyright (c) 2020 Ardik Ardianto

View My Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.