BENTUK TUTURAN DIREKTIF PADA GURU DALAM SITUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X MAN MALANG 1

Ratih Indah Sari

Abstract


Penelitian ini mendeskripsikan bentuk tuturan direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas X MAN Malang 1. Jenis penelitian ini adalah kualitatif (qualitative research). Dalam penelitian ini bentuk datanya berupa kata, frasa, klausa dan kalimat. Sumber data pada penelitian ini adalah ujaran tindak tutur direktif yang diujarkan oleh guru dalam interaksi kelas sebagai bahan kajian untuk mengetahui penggunaan tindak tutur direktif guru dalam situasi pembelajaran. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini berupa rekam dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh guru meliputi (1) tindak tutur direktif requestives(meminta, mengemis, memohon, menekan, mengundang, mendoa, mengajak, mendorong), (2) tindak tutur direktif questions (bertanya, berinkuiri, menginterogasi), (3) tindak tutur direktif  requirments (memerintah, menghendaki, mengomando, menuntut, mendikte, mengarahkan, menginstruksikan, mengantar, menyaratkan), (4) tindak tutur direktif prohibitives (melarang, membatasi), (5) tindak tutur direktif permissives (menyetujui, membolehkan, memberi wewenang, menganugerahi, mengabulkan, membiarkan,
mengizinkan, melepaskan, memaafkan, memperkenankan), dan (6) tindak tutur direktif advisories (menasehatkan, memperingatkan, mengonseling, mengusulkan, menyarankan, mendorong).

Keywords


tuturan direktif, guru, pembelajaran bahasa Indonesia

Full Text:

PDF

References


Arifin, B. (1996). Pengantar Awal: Analisis Wacana. Malang: Banyu Media.

Chaer, Abdul & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2007). Kajian Bahasa: Struktur Internal, Pemakaian, dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Etikasari, D. (2012). Tindak Tutur Direktif Dalam Wacana Kelas (Kajian Mikroetnografi Terhadap Bahasa Guru). Universitas Negeri Malang.

Hamalik, O. (2009). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Ibrahim, A. S. (1993). Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Penerbit Usaha Nasional.

Ikhawati, N. A. (2010). Kesantunan Menolak dalam Interaksi Percakapan Keluarga Angkatan Darat di Kompleks Asmil Yonif 514 Kabupaten Bondowoso Kajian Etnografi Komunikasi. Universitas Negeri Malang.

Kesuma, T. M. J. (2007). Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Carasvatibooks.

Rahardi, K. (2005). Sosiopragmatik. Yogyakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendekatan Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metodologi Penelitian. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v3i1.4732

DOI (PDF): https://doi.org/10.22219/kembara.v3i1.4732.g4867

Copyright (c) 2017

Alamat Kantor Penerbit

KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, Jawa Timur, Indonesia, Kode Pos: 65144
Kampus 3, Gedung Kuliah Bersama 1 (GKB 1), Lantai 5
Telp. +62341-464318 ext 122 // HP. +6285649955997 -- +6281334715580
email: kembara803@gmail.com

 


KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Copyright © 2015-2017 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). All rights reserved. P-ISSN 2442-7632|E-ISSN 2442-9287