SIMBOLISME HASTA-SILA DALAM TEMBANG DOLANAN

Endang Waryanti

Abstract


Penelitian ini mendeskripsikan simbolisme hasta-sila dalam tembang dolanan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, ungkapan, dan kalimat yang terdapat dalam tembang dolanan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah tembang dolanan yang ada di kebudayaan masyarakat Jawa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi simbolisme tri-sila dan panca-sila dalam tembang dolanan yang
dapat digunakan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Deskripsi Hasta-sila meliputi Tri-sila dan Panca-sila. Trisila meliputi eling, pracaya, mituhu. Deskripsi Panca-sila meliputi rilaatau rela, nerima atau menerima nasib yang diterimanya, temenatau setia pada janji, sabar atau lapang dada, dan budi luhur atau memiliki budi yang baik.

Keywords


simbolisme, hasta-sila, tembang dolanan

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Danandjaja, J. (1986). Foklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Grafitipers.

Herusatoto, B. (2003). Simbolisme dalam Budaya Jawa. Yokyakarta: Hanindita Graha Widia.

Nurgiyantoro, B. (2005). Sastra Anak, Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yokyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rokhmansyah, A. (2014). Studi dan Pengkajian Sastra: Perkenalan Awal terhadap Ilmu Sastra. Yokyakarta: Graha Ilmu.




DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v3i1.4747

DOI (PDF): https://doi.org/10.22219/kembara.v3i1.4747.g4892

Copyright (c) 2017