Author Guideline

PETUNJUK PENULISAN ARTIKEL
1. Artikel harus ditulis berdasarkan hasil penelitian bahasa, sastra, atau pengajaran bahasa dan sastra. Artikel diketik dengan program Microsoft Word, huruf Times New Roman ukuran 12 poin, 1 spasi, jumlah halaman 20-25, ukuran margin 3 cm (kiri, atas, kanan, maupun bawah), dan dicetak pada kertas A4. Artikel dikirim dalam bentuk print-out sebanyak 3 eksemplar beserta soft copy-nya. Artikel dalam bentuk soft copy dapat dikirim ke alamat: kembara803@gmail.com

2. Nama penulis dicantumkan tanpa gelar akademik ditempatkan di bawah judul artikel, disertai lembaga asal dan alamat korespondensi (diharapkan alamat e-mail yang dicantumkan adalah gmail). Dalam hal naskah ditulis oleh tim, penyunting hanya berhubungan dengan penulis utama atau penulis yang namanya tercantum pada urutan pertama.

3. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris secara benar dengan mengikuti ketentuan dalam pedoman penulisan untuk karya ilmiah. Judul artikel ditulis dengan huruf kapital di tengah-tengah dengan ukuran 14 poin. Adapun subjudul ditulis mulai margin kiri lurus tanpa menggunakan penomoran. Subsubjudul dibedakan atas dasar peringkat hurufnya dan dicetak tebal miring. Judul artikel dalam bahasa Indonesia tidak lebih dari 14 kata, sedangkan judul dalam bahasa Inggris tidak lebih dari 12 kata.

4. Artikel ditulis dengan sistematika: judul, nama penulis, lembaga asal, alamat korespondensi (e-mail); abstrak (ditulis dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) panjang masing-masing abstrak 100-120 kata); berisi tujuan, metode, hasil penelitian dan kesimpulan utama); kata kunci (3-5 kata); pendahuluan (berisi latar belakang, konteks penelitian, hasil kajian pustaka, dan tujuan penelitian, yang semuanya dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf, dengan persentase 15-20% dari keseluruhan artikel); metode (berisi paparan dalam bentuk paragraf tentang rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan analisis data yang secara nyata dilakukan peneliti, dengan persentase 10-15% dari keseluruhan artikel); hasil dan pembahasan (hasil penelitian berisi paparan hasil analisis yang berkaitan dengan pertanyaan penelitian, sedangkan pembahasan berisi pemaknaan hasil dan perbandingan dengan teori dan/atau hasil penelitian sejenis, dengan persentase 40-60% dari keseluruhan artikel); kesimpulan (berisi temuan penelitian yang berupa jawaban atas pertanyaan penelitian atau berupa intisari hasil pembahasan, yang disajikan dalam bentuk paragraf); daftar pustaka (memuat sumber-sumber yang dirujuk dan semua sumber yang dirujuk harus tercantum dalam daftar pustaka)

5. Sumber rujukan sedapat mungkin berupa pustaka terbitan mutakhir dan diutamakan rujukan yang digunakan adalah sumber-sumber primer berupa artikel-artikel penelitian dalam jurnal/majalah ilmiah atau laporan penelitian (skripsi, tesis, disertasi).

6. Perujukan/pengutipan menggunakan teknik rujukan berkurung dan untuk kutipan langsung disertai pencatuman nomor halaman tempat asal kutipan, misalnya: (Brown, 2011: 47).

7. Daftar pustaka disusun secara alfabetis dan kronologis dengan urutan seperti contoh berikut.

Brown, Penelope & Stephen C. Levinson. 2011. Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge: University Press.

Mujianto, Gigit. 2012. ”Pemakaian Tuturan Imperatif Calon Guru dalam Interaksi Belajar-Mengajar pada Pembelajaran Mikro di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang”, Humanity, Jurnal Penelitian Sosial. Volume 8, Nomor 1, hlm. 155-162.

Slembrouck, Stef. 2003. ”What Is Meant by Discourse Analysis?” Ditulis dalam http://bank.rug.ac.be/da/ da.htm; diakses tanggal 19 Maret 2003.


8. Segala sesuatu yang menyangkut perizinan pengutipan atau penggunaan software komputer untuk pembuatan artikel atau ihwal lain yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya, menjadi tanggung jawab penuh penulis artikel