Trauma, tsunami dan perdamaian

Latipun Latipun


Abstract


Tsunami Aceh tahun 2004 merupakan peristiwa yang penuh makna. Meskipun secara saintifik terjadi karena pergeseran lempeng dasar bumi di sepanjang Samudera India, peristiwa itu dengan juga dikaitkan perkembangan psikososial dan spiritual yang ada hidup dalam masyarakat Aceh. Masalah keamanan, kemakmuran, dan perubahan perilaku spiritual masyarakat Aceh dijadikan “alasan” mengapa Tsunami terjadi. Peristiwa tersebut juga telah menimbulkan korban yang luar biasa yang tidak terlupakan oleh masyarakat dunia, dan sekarang telah memberikan efek bagi banyak perubahan secara psikososial dan spiritual masyarakat dan kesadaran dunia terhadap perubahan alamiah. Setelah sepuluh tahun berlaku, Tsunami menyisakan akibat trauma bagi sebagian korbannya. Namun di balik semua itu, perdamaian justru diperolehnya dengan sangat cepat, perkembangan ekonomi dan infratruktur, kesadaran
bersama dan ketahanan terhadap bencana, kesiapsiagaan dan perubahan positif terus tumbuh berkembang di masyarakat Aceh.
Kata kunci: Tsunami, perdamaian, Aceh, trauma, bencana, resiliensi, recovery

Full Text:

pdf
| Abstract views : 109 | pdf views : 0