HUBUNGAN KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN EXERCISE MANDIRI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE

Authors

  • Nurul Aini Rahmawati Universitas Muhammadiyah Malang
  • Amelia Putri
  • Alexandra Yolan Setyawati Berkanis Program Studi S1 Fisioterapi, UMM

DOI:

https://doi.org/10.22219/physiohs.v6i2.30660

Keywords:

Coronary Artery Disease, Exercise Mandiri, Kebugaran, Kepatuhan

Abstract

Coronary Artery Disease (CAD) merupakan gangguan fungsi jantung yang disebabkan otot miokard kekurangan suplai darah diakibatkan penyempitan arteri koroner dan tersumbatnya pembuluh darah jantung. Kejadian Penyakit Jantung dinegara berkembang seperti Indonesia tingkat kejadian terus meningkat setiap tahun. Prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan gejala adalah sebesar 1,5% atau diperkirakan sekitar 2.650.340 orang. Ketaatan pasien dalam melakukan exercise mandiri pada pasien CAD sangat penting untuk menurunkan morbiditas, mortalitas dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan tingkat kepatuhan dalam melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran Pasien CAD. Metode penelitian yang digunakan dengan deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probalility sampling yakni accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien CAD yang melakukan exercise mandiri dirumah dan memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah 35 pasien CAD. Hasil penelitian didapatkan nilai korelasi spearman rho menunjukan p-value: 0.013 (p-value<α:0.05) yang berarti ada hubungan kepatuhan melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran pasien CAD. Nilai correlation coefficient (nilai R) menujukan 0.416 yang menunjukkan hubungan kepatuhan melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran pasien CAD pada kategori korelasi lemah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Heart Association. (2017). CARDIOVASCULAR DISEASE: A COSTLY BURDEN FOR AMERICA PROJECTIONS THROUGH 2035.

Astuti Purnamawati, D., Arofiati, F., & Relawati, A. (2018). Pengaruh Supportive-Educative System terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2). https://doi.org/10.18196/mm.180213

Franklin, S., Grey, M. J., Heneghan, N., Bowen, L., & Li, F. X. (2015). Barefoot vs common footwear: A systematic review of the kinematic, kinetic and muscle activity differences during walking. Gait and Posture, 42(3), 230–239. https://doi.org/10.1016/j.gaitpost.2015.05.019

Hildebrandt, A. N. K., Hodgson, J. L., Dodor, B. A., Knight, S. M., & Rappleyea, D. L. (2016). Biopsychosocial-spiritual factors impacting referral to and participation in cardiac rehabilitation for African American patients: A systematic review. Journal of Cardiopulmonary Rehabilitation and Prevention, 36(5), 320–330. https://doi.org/10.1097/HCR.0000000000000183

Katz, D. L., Gnanaraj, J., Treu, J. A., Ma, Y., Kavak, Y., & Njike, V. Y. (2015). Effects of egg ingestion on endothelial function in adults with coronary artery disease: A randomized, controlled, crossover trial. American Heart Journal, 169(1), 162–169. https://doi.org/10.1016/j.ahj.2014.10.001

Nursita, H., & Pratiwi, A. (2020). Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Jantung: A Narrative Review Article. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 13(1), 11. https://doi.org/10.23917/bik.v13i1.11916

Sudiana, I. K. (2014). Peran Kebugaran Jasmani bagi Tubuh. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV, 389–398. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/semnasmipa/article/download/10507/6718

Sugiyono, P. D. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D (D. I. S. .Pd, MT (ed.); 2nd ed.). ALFABETA.

Suputra, P. A. (2015). Latihan Fisik pada Penderita Koroner. Proceedings Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA V, 342–346.

Thorin, E., & Thorin-Trescases, N. (2009). Vascular endothelial ageing, heartbeat after heartbeat. Cardiovascular Research, 84(1), 24–32. https://doi.org/10.1093/cvr/cvp236

Troy, K. L., Mancuso, M. E., Butler, T. A., & Johnson, J. E. (2018). Exercise early and often: Effects of physical activity and exercise on women’s bone health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(5). https://doi.org/10.3390/ijerph15050878

Wahyono, H., & Sudibjo, P. (2019). Hubungan Status Kebugaran Jasmani Dan Status Gizi Dengan Produktivitas Kerja Pekerja Pembuat Buis Beton. Medikora, 15(2), 85–97. https://doi.org/10.21831/medikora.v15i2.23203

Wahyudi, R. (2019). Efektivitas Breathing Exercise Terhadap Penilaian Tingkat Kelelahan Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner. NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871, 1(1), 70–77. https://doi.org/10.36089/nu.v1i1.38

wahyuni, I., Fuad, C., & Rossa, I. (2019). Hubungan antara Riwayat Diabetes, Riwayat Hipertensi, dan Riwayat Merokok dengan Kejadian Katarak pada Pasien Poli Mata RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Jurnal Mahasiswa Dan Penelitian Kesehatan, 6(2), 65–71.

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Rahmawati, N. A., Putri, A., & Berkanis, A. Y. S. (2023). HUBUNGAN KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN EXERCISE MANDIRI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 6(2). https://doi.org/10.22219/physiohs.v6i2.30660