PENGGUNAAN LEKSEM BURUNG DALAM PERIBAHASA SIKKA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

Bernardus Bura


Abstract


Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan leksem burung dalam peribahasa Sikka. Penggunaan leksem tersebut mempermudah pemahaman orang terhadap nilai simbolik dari leksem yang digunakan sesuai dengan latar belakang budaya yang dimiliki oleh masyarakat Sikka etnis Krowe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan kalimat atau penggalan wacana yang mengandung peribahasa Sikka yang di dalamnya menggunakan leksem nama-nama burung. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak dan cakap dengan teknik simak, libat, cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Teknik analisis data menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian membuktikan bahwa leksem burung dalam peribahasa Sikka terbagi ke dalam empat ranah penggunaan, yaitu digunakan dalam ranah kehidupan keluarga, kehidupan masyarakat, kehidupan spiritual, dan lingkungan kerja. Dalam peribahasa Sikka yang menggunakan leksem burung ditemukan delapan makna yang muncul, yaitu (1) hukum alam, (2) prinsip hidup, (3) perumpamaan, (4) tabu/larangan, (5) sindiran, (6) menggambarkan watak atau kepribadian, (7) hiperbola, dan (8) eufemisme.


Keywords


leksem burung, peribahasa Sikka

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v2i1.4015 | Abstract views : 357 | PDF views : 357 |

Copyright (c) 2017 Bernardus Bura

View My Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.