Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Penumpang Kota Mataram (Studi Kasus : Rute Sweta – Ampenan)

Authors

  • Hilda Yuliana
  • Khoirul Abadi

DOI:

https://doi.org/10.22219/jmts.v12i2.2284

Abstract

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Penumpang Kota Mataram (Studi Kasus : Rute Sweta – Ampenan)

Performance Evaluation of Public Passenger Transport In The City of Mataram (Case Study : Route Sweta - Ampenan)

Hilda Yuliana1 & Khoirul Abadi2

1,2Jurusan Teknik Sipil Univ.Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Tlogomas No 246 Telp (0341)464318-319 pes.130Email : 1)hildaunny@gmail.com

Abstract

The Passangers Public transport that was operation in the city of  Mataram commonly called bemo is one of the means of transport that often used by peoples to condduct their daily activities, but passangers public transport in the city of Mataram for now increasingly not interested. Until now there are 165 unit fleet of public transport passangers that still operation while the capacity of passangers public transport is 12 pass/vehicle.  The purpose of this study is to know the performance of passangers public transport Sweta – Ampenan route. The method used is the empirical that used data from  static survey and dynamic survey. The result of the performance study of passangers public transport Sweta – Ampenan route obtained a load factor  average is 50,74 %, frequency average is 28 kend/hour, average time headway is 2,12 minute, and the average of travel speed is 23,93 km/hour.       
Keywords: Performance, Passangers Public Transport, Mataram city 

Abstrak

Angkutan Umum Penumpang yang beroperasi di Kota Mataram biasa disebut bemo adalah salah satu sarana transportasi yang sering digunakan masyarakat untuk melakukan aktifitas sehari – hari, namun angkutan umum penumpang tersebut saat ini semakin tidak diminati masyarakat. Armada angkutan umum penumpang yang masih beroperasi sampai saat ini sebesar 165 unit dengan kapasitas angkutan umum penumpang sebesar 12 pnp/kend. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kinerja angkutan umum penumpang rute Sweta – Ampenan. Metode yang digunakan dalam studi ini yaitu metode empiris dengan menggunakan data hasil survey statis dan survey dinamis. Hasil studi kinerja angkutan umum penumpang rute Sweta – Ampenan diperoleh nilai load factor rata – rata sebesar 50,74 %, frekuensi rata-rata sebesar 28 kend/jam, headway waktu rata – rata sebesar 2,12 menit, dan kecepatan tempuh rata – rata sebesar 23,93 km/jam.

Kata Kunci : Kinerja, Angkutan Umum Penumpang, Kota Mataram 

Downloads

Published

2015-03-14

Issue

Section

Articles