INDEK KERENTANAN DAN AMPLIFIKASI TANAH AKIBAT GEMPA DI WILAYAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

Authors

  • Muhtar .
  • Arief Alihudien

DOI:

https://doi.org/10.22219/jmts.v12i2.2287

Abstract

INDEK KERENTANAN DAN AMPLIFIKASI  TANAH AKIBAT GEMPA DI  WILAYAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

Vulnerability and Soil Amplification Index Due to Earthquake in The University Muhammadiyah Jember

Muhtar1 & Arief Alihudien2

1Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik – Universitas Muhammadiyah Jember2Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik – Universitas Muhammadiyah JemberAlamat Korespondensi : Perum Taman Bambu B-01 Jember 68124Email : 1)muhtar.fitrah@gmail.com

Abstract

Natural phenomena of earthquakes until now could not be predicted and the exact time it happened. Earthquake danger can not be avoided but its impact can be reduced through assessment activities characteristic earthquakes in a region that will be applied in the selection of methods and policies for disaster risk management. Residential areas adjacent to the source of the earthquake is an earthquake-prone area so, therefore it is necessary strategic steps to protect the public and disaster mitigation measures are an attempt to reduce or minimize the impact of loss or damage that may be caused by the disaster. The study was conducted to provide information to the seismic vulnerability using multicriteria analysis of conditions in the region include University of Muhammadiyah Jember dominant period land values   and the value of the amplification factor. The experiment was conducted using subsurface observation with mikrotremoR. From the results of geological studies research area is the basic constituent of igneous rocks such as tuff Argopuro. The results showed that the natural frequency of the soil and soil amplification is at 2,692 and 4,625 Hz. whereas soil vulnerability index value is equal to 7,946.

Key Words : seismic, vulnerability, index

Abstrak

Fenomena alam gempa bumi sampai saat ini belum bisa diprediksi dan waktu yang tepat itu terjadi . Bahaya gempa tidak dapat dihindari namun dampaknya dapat dikurangi melalui kegiatan penilaian gempa bumi karakteristik di daerah yang akan diterapkan dalam pemilihan metode dan kebijakan untuk manajemen risiko bencana . Daerah pemukiman yang berdekatan dengan sumber gempa adalah daerah rawan gempa sehingga , oleh karena itu langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk melindungi tindakan publik dan mitigasi bencana merupakan upaya untuk mengurangi atau meminimalkan dampak kerugian atau kerusakan yang mungkin disebabkan oleh bencana. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada kerentanan seismik menggunakan analisis multikriteria kondisi di kawasan ini mencakup Universitas Muhammadiyah Jember nilai tanah periode dominan dan nilai faktor amplifikasi . Penelitian dilakukan dengan menggunakan observasi bawah permukaan dengan mikrotremoR. Dari hasil daerah penelitian studi geologi adalah konstituen dasar batuan beku seperti tuf Argopuro . Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi alami amplifikasi tanah dan tanah di 2,692 dan 4.625 Hz . sedangkan nilai indeks kerentanan tanah sama dengan 7946 .

Kata Kunci : seismik , kerentanan , indeks

Downloads

Published

2015-03-14

Issue

Section

Articles