EVALUASI PENERAPAN ZONA SELAMAT SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Gito Sugiyanto Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman Jalan Mayor Jenderal Sungkono Km. 5 Blater, Purbalingga, Jawa Tengah 53371
  • Muhammad Diaz R.P.H. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman Jalan Mayor Jenderal Sungkono Km. 5 Blater, Purbalingga, Jawa Tengah 53371
  • Mina Yumei Santi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman Jalan Mayor Jenderal Sungkono Km. 5 Blater, Purbalingga, Jawa Tengah 53371
  • Eva Wahyu Indriyati Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta Jalan Mangkuyudan MJ. III/304, Mantrijeron, Yogyakarta 55143

DOI:

https://doi.org/10.22219/jmts.v14i2.3706

Keywords:

Zona Selamat Sekolah, Sekolah Dasar, Zebra Cross, Rambu Dan Marka

Abstract

Pemerintah Indonesia menerapkan suatu program yang diberi nama Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai salah satu instrumen untuk mengurangi kecepatan kendaraan di lokasi sekitar sekolahan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Zona Selamat Sekolah di sekolah dasar di Kabupaten Banyumas. Evaluasi penerapan ZoSS dilakukan di tiga sekolah dasar di Kabupaten Banyumas yaitu di SDN 1 Bobosan, SD 1 Al Irsyad and SDN 4 Purwanegara. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan observasi fasilitas perlengkapan ZoSS seperti dimensi, zebra cross, rambu dan marka jalan yang selanjutnya dibandingkan dengan SK Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. 3236/AJ 403/DRJD/2006. Berdasarkan hasil analisis, pemenuhan fasilitas kelengkapan zona selamat sekolah berupa dimensi (panjang ZoSS), zebra cross, rambu lalu lintas dan marka jalan, beberapa fasilitas belum sesuai dengan standar yang ada. Kecepatan sesaat kendaraan, rata-rata kecepatan sebelum lokasi ZoSS relatif lebih rendah, tetapi masih lebih besar jika dibandingkan dengan batas kecepatan maksimum yang diijinkan di lokasi ZoSS (20 km/jam atau 25 km/jam). Rata-rata kecepatan kendaraan di lokasi ZoSS untuk sepeda motor 34,75 km/jam dan untuk mobil penumpang 29,26 km/jam, sehingga penerapan ZoSS belum efektif. Diperlukan adanya perbaikan pemenuhan kelengkapan fasilitas ZoSS untuk meningkatkan kinerja keselamatan lalu lintas.

Downloads

Published

2016-11-03

Issue

Section

Articles