PERBANDINGAN PENGGUNAAN POLYPROPILENE (PP) DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PADA CAMPURAN LASTON_WC

Authors

  • Anita Rahmawati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.22219/jmts.v15i1.4414

Keywords:

PP, HDPE, Laston, Marshall

Abstract

Aspal dapat dimodifikasi dengan menambahkan berbagai jenis aditif. Salah satu aditif yang biasa digunakan adalah berupa polimer seperti Polypropilene (PP) dan High Density Polyethylene (HDPE). Penambahan polimer biasanya meningkatkan kekakuan aspal dan meningkatkan kerentanan suhu. Peningkatan kekakuan aspal akan meningkatkan ketahanan campuran terhadap rutting dari suhu dan cuaca yang  panas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatkan limbah plastik PP dan HDPE sebagai campuran pada  beton aspal (Laston_WC) dengan menggunakan parameter Marshall. Parameter Marshall yang digunakan yaitu stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA dan MQ. Prosentase PP dan HDPE yang digunakan sebagai campuran aspal sebesar 0%, 2%, 4% dan 6% dari berat aspal yang digunakan. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa nilai stabilitas, flow, VFA dan MQ memiliki kecenderungan mengalami peningkatan dengan bertambahnya  prosentase kadar PP dan HDPE yang digunakan. Tetapi, nilai VIM dan VMA memiliki kecenderungan menurun dengan bertambahnya prosentase PP dan HDPE. Hal ini dapat dilihat bahwa pengaruh penambahan PP pada campuran aspal beton akan memberikan nilai karakterisk Marshall yang lebih baik dari campuran aspal beton dengan HDPE.

Downloads

Published

2017-06-15

Issue

Section

Articles