ANALISIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN PROGRAM KENPAVE TERHADAP TEBAL PERKERASAN YANG DIDESIGN MENGGUNAKAN METODE ANALISA KOMPONEN, AUSTROAD DAN ASPHALT INSTITUTE

Authors

  • Anita Rahmawati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Dian Setiawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Mohammad Aby Yansun Pangestu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Robith Azkal Aulia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.22219/jmts.v16i2.6428

Keywords:

Analisa Komponen, Asphalt Institute, Austroads, Damage Analysis, Kenpave

Abstract

In order to improve and develop road quality, it is necessary to evaluate pavement thickness using the Analisa Komponen Method, the Austroads Method and the Asphalt Institute Method, then analyze pavement damage using Kenpave Program to know strain value that happened on road due to traffic load. Based on calculations that have been done, the results of pavement thickness of Analisa Komponen Method, that are the surface layer of 7,5 cm (Laston MS 340), the base layer of 10 cm (Laston Atas MS 340) and the subbase layer of 15 cm (Sirtu Class B). Austroads Method, that are the surface layer of 7,5 cm (Laston MS 340), the base layer of 13 cm (Laston Atas MS 340) and the subbase layer of 50 cm (Sirtu Class B). While for Asphalt Institute Method, that are the surface layer of 5 cm (Laston MS 340), the base layer of 10 cm (Laston Up MS 340) and the subbase layer of 15 cm (Sirtu Class B). Based on the analysis of the damage that has been done, only the Austroads Method is able to reach the life service, while the Analisa Komponen and the Asphalt Institute will experience damage before the life service.

References

Abed, A H., dan Adel A. A. (2012). Evaluation of Rutting Depth in Flexible Pavement Analysis And Local Empiric Model. American Journal of Engineering and Applied Sciences, 5(2), 163-169.

Akbar, S., Jalalul., Burhanudin, dan Jufriadi, (2015). Hubungan Nilai CBR dan Sand Cone Lapisan Pondasi Bawah Pada Perkerasan Lentur Jalan, Teras Jurnal. 5(1), 21-31.

Apriyatno, T. (2015). Uji Komparasi Perancangan Tebal Perkerasan Lentur dan Kaku Metode AASHTO 1993, Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan. 17(1), 51-62.

Aris, M. N. A., Setiadji, B. H., dan Supriyono, (2015). Analisis Perbandingan Perancangan Jalan Lentur Menggunakan Beberapa Metode Bina Marga. Jurnal Karya Teknik Sipil. 4(4), 380-393.

Austroads, (2004). A Guide Structural Design of Road Pavements. Australia: National Library.

Behiry, A.E.A.E.-M., 2012. Fatigue and Rutting Lives in Flexible Pavement, Ain Shams Engineering Journal. 3, 367-374.

Departemen Pekerjaan Umum. (1987). Petunjuk Perancangan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen. Jakarta.

Dinata, D. I., Rahmawati, A., dan Setiawan, D. M.. (2017). Evaluasi Tebal Perkerasan Lentur dengan Metode Analisa Komponen dari Bina Marga 1987 dan Metode AASHTO 1993 Menggunakan Program Kenpave, Jurnal Ilmiah Semesta Teknika. 20(1), 8-19.

Hardiyatmo, Hary Christadi. (2015). Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tanah, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Huang, Y. H. (2004) Pavement Analysis and Design, 2nd ed, Pearson Education. United States of America.

Nurahmi, O., dan Kartika, A. A. G. (2012). Perbandingan Konstruksi Perkerasan Lentur dan Perkerasan Kaku serta Analisis Ekonominya pada Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Mojoangung, Jurnal Teknik ITS. 1, 63-68.

Putra, M. Y. M., Subagio, B. S., Hariadi, E. S., dan Hendarto, S.(2013) Evaluasi Kondisi Fungsionl dan Struktur Menggunakan Metode Bina Marga dan AASHTO 1993 Sebagai Dasar dalam Penanganan Perkerasan Lentur. Journal of Civil Engineering. 20(3), 245-253.

Suryana, N. (2015). Evaluasi Stabilitas Dinamis Dan Flow Number Sebagai Parameter Ketahanan Campuran Beraspal Terhadap Deformasi Permanen, Pusat Litbang Jalan Dan Jembatan, 156-170.

Urbaez, E., dan Erskine, J. (2011) Project Level Australian Methodology for Flexible Pavement Design. Sydney, 1-17.

Usman, R.S., Setyawan, A., dan Suprapto, M., (2017) Prediction of Pavement Remaining Service Life Based on Repetition of Load and Permanent Deformation. IOP Conference Series: Material Science and Engineering 333(1), 012089.

Wesli, dan Akbar, S. J. (2014). Komparasi Tebal Perkerasan Lentur Metode AASHTO 1993 dengan Metode Bina Marga. Teras Jurnal. 4(2), 68-78.

Downloads

Published

2018-12-31

Issue

Section

Articles