Penerapan E-Parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

Authors

  • Sylvia Febrina Universitas Indonesia
  • Lisman Manurung University of Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i2.23556

Keywords:

e-parliament, Democracy, DPR RI, Transparency, Participation

Abstract

This study aims to explain the implementation of e-parliament through the website of Indonesia Parliament. In order to enhance the role of parliament and democratic values, modern legislatures around the world are making use of technology to bridge the enormous gap between parliamentarians and the public. Electronic parliamentary services or e-parliament are proclaimed as a concept of digital transformation and are expected to have a significant impact on three main things, namely administrative efficiency, improved access, and dissemination of information and interaction with the public. By using a mixed research method of content analysis and case studies in looking at two aspects of e-parliament which include information disclosure and participation, this study resulted in the finding that the implementation of e-parliament on the parliament's website is mostly still at the stage of providing information. Given that the parliament's website does not yet provide a simple tool for interactive communication between parliament and citizens in an effective way.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sylvia Febrina, Universitas Indonesia

Posgraduate Program Faculty of Administrative Sciences University of Indonesia

Civil Servant Sekretariat Jenderal DPR RI

Lisman Manurung, University of Indonesia

Lisman Manurung, dosen di Fakultas Ilmu Administrasi ini merupakan lulusan dari perguruan-tinggi ternama di dunia. Beliau menempuh pendidikan S1 Ilmu Administrasi Negara Universitas Indonesia dan lulus pada 1980. Kemudian Lisman melanjutkan pendidikan S-2 nya di kampus yang sama dengan mengambil program Ilmu Administrasi dan berhasil lulus pada 1997. Setelah dua gelar beliau raih di Universitas Indonesia, Lisman menempuh pendidikan S-3 dan pada 2007 meraih gelar Doctor of Philosophy di The Flinders University, Australia.

Lisman merupakan pria kelahiran Porsea, Sumatera Utara pada 21 Juli 1953. Beliau dikenal aktif mengikuti kegiatan di luar mengajar. Tahun 2011 Lisman pernah menjadi peserta Asia Public Policy Forum 2011 Wokshop: Teaching Public Policy in Asia, pembicara In The 2011 SAPA-UGM-KFS International Conference International Cooperation: Borderless Public Administration. Selain itu beliau pernah berpartisipasi dalam Workshop : Sasaran Kinerja Pegawai (oleh Tim BKN), Seminar Internasional: Global Change Forum; Japan ODA to Indonesia dan Seminar Ilmiah: Aktualisasi Kajian Multidisiplin dalam Pengembangan Ketahanan Nasional tahun 2015. Lisman juga pernah didaulat sebagai moderator dalam Workshop : Science Field Shops: Can We Buy Time by Using Existing Knowledge with Farmers to adapt to Climate Change Now ? pada 26 Agustus 2015 dan sebagai anggota Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ANRI pada 20 Oktober 2015.

PUBLIKASI

  • Karya Ilmiah berjudul Pengembangan Kawasan Pulau Pulau Terluar dengan Pola Kemitraan Pemerintah-Swasta (Public-Private Partnership), dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Strategis Nasional NASION Vol. 3 Nomor 3 Desember 2006 ISSN: 1693-9409
  • Karya Ilmiah berjudul Reformasi Pelayanan Publik Sebuah Tinjauan Konseptual, dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Strategis Nasional NASION Vol. 4 Nomor 1 Juni 2007 ISSN:1693-9409
  • Karya Ilmiah berjudul Agenda Desentralisasi: Reposisi Peran Pemerintah Daerah di Dalam Mengentaskan Kemiskinan, dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Strategis Nasional NASION Vol. 5 Nomor 1 Tahun 2008 ISSN: 1693-9409
  • Karya Ilmiah berjudul Penguatan Kapasitas Analisis Kebijakan Dalam Mengimbangi Lemahnya Proses Rekrutmen Legislatif 2009, dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Strategis Nasional NASION Vol. 6 Nomor 1 Tahun 2009 ISSN: 1693-9409
  • Karya Ilmiah berjudul Peran Ombudsman Meningkatkan Pelayanan Sektor Publik, dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Strategis Nasional NASION Vol. 6 Nomor 2 Tahun 2009 ISSN: 1693-9409
  • Kontributor Jurnal ALAR (Action Learning and Action Research Journal) Volume 15 No. 1 April 2009
  • Kontributor majalah Ilmiah Systemic Practice and Action Research berjudul Identity in Post Suharto Indonesia Potential and Pitfalls of Decentralisation: Reflection on Conversations in Jakarta, Bandung-2009
  • Karya Ilmiah berjudul Pemberdayaan Pelayanan Publik dengan Penerapan Badan Layanan Umum (BLU), dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Startegis Nasional NASION Volume 7 Nomor 1 Tahun 2010 ISSN: 1693-9409
  • Karya Ilmiah berjudul Skema Kemitraan Pemerintah-Swasta (KPS) dan Pelayanan Publik Prima Dimuat dalam Jurnal Pusat Pengkajian Startegis Nasional NASION Volume 7 Nomor 2 Tahun 2010 ISSN: 1693-9409
  • Kontributor Jurnal NASION Vol 8 No. 1 2011 ISSN 16939409 dengan judul” Percepatan Implementasi E-Government Untuk Meningkatkan Efisiensi Pemerintahan Dan Daya Saing Indonesia Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015 tahun 2011
  • Kontributor Jurnal Kementrian Sekretariat Negara RI Negarawan No.29 Tahun 2013 ISSN 1907-6991 dengan judul: Peran E-government dalam Reformasi Pelayanan Publik.
  • Penyunting Jurnal Indonesia Social Scenece Review Vol.1 No.1 2010
  • Penyunting Jurnal Ilmu Administrasi Negara dan Manajemen Publik “JIANMaP” Vol. 1 Nomor 1 Januari 2011

References

Arbain, Hanafi, A., & Anggoro, H. A. (2021). MEMBUMIKAN E-PARLIAMENT. https://openparliament.id/wp-content/uploads/2021/08/Membumikan-e-Parliament_18.pdf

Bidang Data dan Teknologi Informasi DPR RI. (2020). Buku Panduan Aplikasi AKD untuk Administrasi SILEG. http://portal.dpr.go.id

BPS RI. (2022). Indeks Pembangunan TIK 2021.

Ichsan, M. (2022). Indeks Kinerja Legislasi DPR RI Tahun Sidang 2020-2021 Efektifitas Minim Akuntabilitas. https://ipc.or.id/indeks-kinerja-legislasi-dpr-ri-dari-tahun-2020-2021/

Inter-parliamentary Union. (2009). Guidelines for parliamentary websites. Inter-Parliamentary Union. https://www.ipu.org/resources/publications/reference/2016-07/guidelines-parliamentary-websites-new-edition

IPU, & UNDP. (2017). Global parliamentary report 2017 : parliamentary oversight : Parliament’s power to hold government to account.

KIP RI. (2021). Laporan Implementasi Keterbukaan Informasi Publik & Penganugerahaan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021.

Meijer, A. J., Curtin, D., & Hillebrandt, M. (2012). Open government: Connecting vision and voice. International Review of Administrative Sciences, 78(1), 10–29. https://doi.org/10.1177/0020852311429533

Open Parliament Indonesia. (2021). Hasil Baseline Survei Peta Jalan Open Parliament Indonesia (OPI). https://openparliament.id/wp-content/uploads/2021/07/2.1-Paparan-Hasil-Baseline-Survei-OPI.pdf

Opening Parliament. Declaration Parliamentary Openness-Provision Commentary-Promoting a Culture of openness. (2016). Diakses dari https://openingparliament.org/static/pdfs/commentary-20120914.pdf pada 30 Maret 2022.

Oni, S., Oni, A. A., Gberevbie, D. E., & Ayodele, O. T. (2021). E-parliament and constituency representation in Nigeria. Cogent Arts and Humanities, 8(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2021.1878590

Neuman, W. (2014) Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Pearson, Essex, UK.

Parajuli, J. (2007). A Content Analysis of Selected Government Web Sites: a Case Study of Nepal. In The Electronic Journal of e-Government (Vol. 5).

PPID DPR RI. (2021). Rekapitulasi Permohonan Informasi Publik Tahun 2021. Diakses dari https://ppid.dpr.go.id/index/grafik pada 27 Maret 2022.

Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang Undang DPR RI. (2022). Laporan Kinerja Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang-Undang Tahun 2021.

Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang Undang DPR RI. (2022). Laporan Kinerja Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang-Undang Tahun 2021.

Romanelli, M. (2016). New Technologies for Parliaments Managing Knowledge for Sustaining Democracy. Management Dynamics in the Knowledge Economy, 4(4), 649–666. www.managementdynamics.ro

Sobaci, Z. (2010). What the Turkish parliamentary web site offers to citizens in terms of e-participation: A content analysis. Information Polity, 15(3), 227–241. https://doi.org/10.3233/IP-2010-0209

Sekretariat Open Parliament Indonesia. (2021). Informasi Anggota: Analisis Kondisi SIGOTA.

Serra-Silva, S. (2021). How parliaments engage with citizens? Online public engagement: a comparative analysis of parlaimentary websites. Journal of Legislative Studies. https://doi.org/10.1080/13572334.2021.1896451

Unwuchola, A. A., Adinlewa, T., & Udeh, K. (2017). An Appraisal of the Role of ICT as a Tool for Participatory Democracy in Nigeria Influence of Television Anti-FGM Messages on Beere Residents’ Perception of FGM Practice: A Review of Cultivation Theory View project Evaluation of micronutrient composition and antioxidant effect of the extracts of the leaf of Justicia carnea View project. https://www.researchgate.net/publication/338297386

Downloads

Published

2022-12-27

How to Cite

Febrina, S., & Manurung, L. (2022). Penerapan E-Parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Sospol : Jurnal Sosial Politik, 8(2), 169–182. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i2.23556