Demokrasi Digital dan Partisipasi Warga dalam Implementasi SOP DUREN di Kabupaten Sragen

Authors

  • Fadhlan Aldhifan Universitas Indonesia
  • Aditya Perdana Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i2.40945

Keywords:

Demokrasi Digital, Musrenbang, Partisipasi Politik, SOP DUREN, Sragen

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena demokrasi digital dan kaitannya dengan partisipasi politik masyarakat dalam pembangunan melalui pelaksanaan Musrenbang. Sistem Optimalisasi Data Usulan Musrenbang (SOP DUREN) merupakan sistem digital yang menunjang pelaksanaan Musrenbang di Kelurahan Sine, Kabupaten Sragen. Dengan menggunakan teori digital democracy affordance (DDA) Deseriis, penelitian ini akan mengkaji empat dimensi sosio-teknis yang ada pada tahapan pembentukan dan implementasi Sistem Optimalisasi Data Usulan Musrenbang (SOP DUREN). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan demokrasi digital pada Sistem Optimalisasi Data Usulan Musrenbang (SOP DUREN) mampu meningkatkan partisipasi berskala besar, menekan biaya politik yang diperlukan untuk partisipasi politik berskala besar, dan menekan legitimasi lembaga perwakilan di hadapan konstituennya. Sistem Optimalisasi Data Usulan Musrenbang (SOP DUREN) berperan menunjang pelaksanaan Musrenbang dengan membuka ruang dan saluran yang menguatkan proses demokrasi. Sistem ini juga dirancang untuk menjadi bank data pendukung dari setiap usulan program perencanaan pembangunan sehingga mampu menghadirkan skala yang lebih besar dalam partisipasi politik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avritzer, L. (2009). Participatory Institutions in Democratic Brazil: Leonardo Avritzer. Washington, D.C.: Woodrow Wilson Center Press.

Bastick, Z. 2017. Digital limits of government: the failure of e-democracy. Public Adm. Inf. Technol. 25, 3–14.

Coalition, P. (2014). Department of Political Science and Public Administration, University of Nairobi. COMESA Secretariat, Lusaka . 3(3).

Dahlberg, Lincoln. (2011). ‘Re-constructing Digital Democracy: An Outline of Four ‘Positions’. New Media & Society, 13(6), 855-872.

Deseriis, Marco. (2021). Rethinking the Digital Democratic Affordance and Its Impact on Political Representation: Toward a New Framework. New Media & Society, 23(8), 2452-2473.

Dwifatma, A. (2021). Media Komunitas Sebagai Bentuk Demokrasi Partisipatoris (Studi Pada “Warta Desa” di Pekalongan, Jawa Tengah). Jurnal InterAct. 10, 1–9.

Filipova, R. (2020). Democracy beyond elections. Government accountability in the media age. Democratization. 27, 1547–1549.Saf. Sci. 118, 22–32.

Gilardi, F. (2016). DIGITAL DEMOCRACY: How Digital Technology Is Changing Democracy and Its Study. Leemann 2015. p. 1–5.

Hardiman, F. B. (2018). Manusia dalam prahara revolusi digital. Diskursus. 17, 177–192.

Keputusan Camat Sragen Nomor 072.3/14/037/2022 tentang Pembentukan Tim Efektif Aksi Perubahan Perencanaan Pembangunan yang Berkualitas, Sesuai Kebutuhan dan Tepat Guna serta Mutu melalui Implementasi “SOP DUREN” (Sistem Optimalisasi Data Usulan Musrenbang) di Kelurahan Sine.

Khalil, Lydia. (2024). Overcoming Digital Threats to Democracy. Sydney: Lowy Institute.

Lorenz-Spreen, P., Oswald, L., Lewandowsky, S., and Hertwig, R. (2022). A systematic Review of Worldwide Causal and Correlational Evidence on Digital Media and Democracy. Nat Hum Behav.

Nurhidayat, N., Nurmandi, A., & Congge, U. (2024). Bridging the digital divide: analyzing public participation in Indonesia’s e-government through the e-participation index. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 14(2). https://doi.org/10.26618/ojip.v14i2.14435

Sarosa, W. et al., (2005). Making People’s Voices Matter: An Analytical Study on District Planning and Budgeting. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) & Decentralisation Support Facility (DSF).

Sindre, Gyda M. (2012). Civic Engagement and Democracy in Post-Suharto Indonesia: A Review of Musrenbang, the Kecamatan Development Programme, and Labour Organising. PCD Journal, 4(1), 1-40.

Sobari, Wawan. (2007). Peningkatan Partisipasi Publik di Era Otonomi Daerah Masih Sebatas Insturmen' dalam Berita Yayasan Informasi Pemerintahan Daerah (YIPD). Jakarta.

Sundberg, L. (2019). Electronic government: Towards e-democracy or democracy at risk? In A. Grönlund (Ed.), Electronic Government: 18th IFIP WG 8.5 International Conference, EGOV 2019, San Benedetto del Tronto, Italy, September 2–4, 2019, Proceedings (pp. 3–14). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-27325-5_1

Wahidin, D., Utami, I. S., Amalia, A. R., Aqida, A., & Aidah, S. (2024). Digital Democracy Transformation in Indonesia: Opportunities, Challenges, and Future Solutions. Jurnal Etika Demokrasi, 10(1).

Yang, K. P., Chou, C., and Schwarz, G. M. (2021). Cyber Democracy for Better Board Representation? The Effect of e-Voting on Excess Control in an Emerging Economy. Aust. J. Manag. 46, 761–786.

Wawancara

Kusuma, A., Nata. (2024). Kelurahan Sine, Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 13-15 November 2024.

Asita. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 16 November 2024.

Rahmadi, Bidiono. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 16 November 2024.

Wardani, D., Kusuma. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 13 November 2024.

Dahana, G., Akbar. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 13 November 2024.

Raharjo, Medi. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 13 November 2024.

Purwanti, Restyo. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 14 November 2024.

Suparno. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 16 Desember 2024.

Wijayanto, Totok. (2024). Kabupaten Sragen. Aplikasi Zoom Meeting. 19-22 November 2024.

Downloads

Published

2025-10-13

How to Cite

Aldhifan, F., & Perdana, A. (2025). Demokrasi Digital dan Partisipasi Warga dalam Implementasi SOP DUREN di Kabupaten Sragen . Sospol, 11(2), 299–311. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i2.40945