Media dan Kekerasan: Analisis Norman Fairclough Terhadap Pemberitaan Tarung Gladiator

Authors

  • Akhirul Annas Telkom University, Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Dayeuh Kolot, Jalan Sukabiru, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat 40257. Telp. 082341428899
  • Rana Akbari Fitriawan Telkom University, Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Dayeuh Kolot, Jalan Sukabiru, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat 40257. Telp. 082341428899

DOI:

https://doi.org/10.22219/sospol.v4i1.5224

Keywords:

Kekerasan, Line Today, Media, Norman Fairclough

Abstract

Abstrak

Line Today merupakan fitur agregator berita yang terdapat dalam aplikasi Line Messenger. Salah satu berita yang dijadikan Line Today sebagai highlights pada bulan September 2017 lalu adalah kasus tarung gladiator di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana kekerasan dikemas dalam pemberitaan tarung gladiator pada Line Today dengan menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough untuk menganalisis teks, praktik produksi teks, dan praktik sosial budaya. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang memusatkan perhatian pada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan sebuah makna dari gejala-gejala sosial di dalam masyarakat dengan menggunakan paradigma kritis. Paradigma ini memandang bahwa bahasa tidak hanya sebagai alat untuk memahami realitas objektif belaka, tetapi perlu melihat maksud-maksud dari wacana tertentu. Paradigma kritis jauh lebih meneliti aspek sosial, sejarah, dan budaya dari wacana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Line Today memilih enam berita dari media Kumparan.com, Liputan6.com, dan Okezone.com untuk merekonstruksi kekerasan dalam kasus tarung gladiator di kalangan pelajar. Bahasa yang digunakan dalam teks berita dikemas secara ringan, singkat, dan mudah dipahami oleh generasi milenial.

Kata Kunci: Kekerasan, Line Today, Media, Norman Fairclough

 

Abstract

Line Today is a news aggregator feature contained in the Line Messenger app. One of the news that Line Today made as highlights in September 2017 was the gladiator fight case among teenage students. This study aims to find out how the discourse of violence is packed in the news gladiator fight on Line Today by using critical discourse analysis Norman Fairclough to analyze text, text production practices, and socio-cultural practices. It used qualitative methods to analyze the meaning of social phenomenon based on critical paradigm. The paradigm noted that language is not only a tool for understanding reality, but it is necessary to look at the intentions of a particular discourse. It used to explore social, historical, and cultural aspects of the discourse. The research shows that Line Today chose six news from media Kumparan.com, Liputan6.com, and Okezone.com to reconstruct the violence in the case of ‘tarung gladiator’ among teenage students. The language used in the news text is lightly packed, short, and easily understood by millennials generation.

Keywords: Line Today, Media, Norman Fairclough, Violence

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-04-19

How to Cite

Annas, A., & Fitriawan, R. A. (2018). Media dan Kekerasan: Analisis Norman Fairclough Terhadap Pemberitaan Tarung Gladiator. Sospol, 4(1), 37–54. https://doi.org/10.22219/sospol.v4i1.5224