Mantra Kenduri Matang Puluh Dina Dusun Dadapan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang

Randa Dwi Prastyo, Maryaeni Maryaeni


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sastra lisan berupa mantra berdasarkan konteks dan teks yang ada pada masyarakat dusun Dadapan. Melalui teori Albert b. Lord sebagai acuan utama dapat dipahami bahwa untuk mengkaji sebuah sastra lisan berupa mantra perlu melihat konteks yang mendasari lahirnya sebuah mantra. untuk itu diperlukan konteks performance yang mendasari munculnya teks mantra. Transmisi, komposisi dan formula teks mantra merupakan kajian teks bahwa teks mantra akan tetap eksis ketika ada transmisi dan komposisi sehingga dapat diketahui formula yang dipakai penutur. Berdasarkan hal tersebut muncul fungsi mantra dalam ritual kenduri bagi masyarakat dusun Dadapan baik fungsi Individu maupun sosial.

Keywords


mantra; sastra lisan; matang puluh dina

Full Text:

PDF

References


Amir, A. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Andi

Badrun, Ahmad. 2014. Struktur, Konsep Pertunjukkan, Proses Peciptaan, dan Fungsi. Jakarta: Lengge

Badudu, J.S. dkk.1984. Perkembangan Puisi Indonesia Tahun 20-an Hingga 40-an. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

Danandjaja, James. 2002. Folklor Indonesia. Jakarta: Pusaka Utama Grafiti.

Endraswara, Suwardi. 2004. Mistik Kejawen: Sinkretisme, Simbolisme dan Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa. Jogjakarta. NARASI

Finnegan, Ruth. 1996. Oral Tradtions and The Verbal Art. London

Hutomo, S.S. 1991. Mutiara Yang Terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan. Jawa Timur: Hiski

Koentjaraningrat. 1976. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Djambatan.

Lord, Albert. B.. 1971. The Singer Of Tales. London. Harvard

Miles, M. B dan Huberman. 1984. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya Nur, A. Herlina. 2014. Mantra Tolaki. Sulawesi

Tenggara: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pratiwi, Yuni, Andalas, Eggy Fajar, dan Dermawan, Taufik. 2017. Penelitian Sastra Lisan Kontekstual: Performance- Centered-Approach. Malang: Kota Tua

Saputra, Heru S.P. 2007. Memuja Mantra: Sabuk Mangir dan Jaran Goyang Masyarakat Suku Using Banyuwangi. LKiS

Spradley, James P. 2007. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Tim Penyusun. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Waluyo, J. herman. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga




DOI: https://doi.org/10.22219/SATWIKA.Vol1.No2.29-40 | Abstract views : 215 | PDF views : 215 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Randa Dwi Prastyo, Maryaeni Maryaeni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View Satwika Stats

Creative Commons License

Satwika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.