Representasi Perempuan dalam Tulisan dan Gambar Bak Belakang Truk: Analisis Wacana Kritis Multimodal Terhadap Bahasa Seksis

Eggy Fajar Andalas, Arti Prihatini


Abstract


Fenomena budaya kontemporer berisi kebebasan berkekspresi, bahkan gambar dan tulisan di belakang bak truk menjadi media ekspresi representasi terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana representasi perempuan dalam gambar dan tulisan bak truk. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa gambar dan tulisan di belakang bak truk yang merepresentasikan perempuan yang bersumber dari laman google.co.id. Analisis data dilakukan dengan pemaknaan terhadap bahasa dan gambar hingga tahap denotasi dan konotasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih banyak direpresentasikan dalam hal uang, cinta, dan seks secara negatif. Dalam hal uang dan cinta, perempuan direpresentasikan mengambil keuntungan dari laki-laki dari uang dan cinta yang diberikannya. Dalam hal seks, perempuan dapat berposisi sebagai pihak yang aktif sekaligus sebagai pihak yang pasif. Bahasa seksis langsung (overt sexism language) berupa pameo, kalimat imperatif, frasa nomina, sarkasme, serta kata dalam bahasa Indonesia atau bahasa Jawa yang lafalnya ditulis dalam bahasa Inggris. Bahasa seksis tak langsung (covert sexism language) berupa presuposisi, implikatur, repetisi, dan diksi konotatif. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.

Keywords


representasi perempuan; analisis wacana kritis multimodal; bahasa seksis

Full Text:

PDF

References


Adams, L. S. 2008. A History of Western Art Fourth Edition. New York: McGraw-Hill Higher Education.

Ademilokun, Mohammed dan Olateju, Moji. 2015. A Multimodal Discourse Analysis of Some Visual Images in The Political Rally Discourse of 2011 Electioneering Campaigns in Southwestern Nigeria. International Journal of Society, Culture, and Language Vol. 4(1):1-19.

Aitchison, J. 1994. “Say it again, Sam”. Fischer, A. (Ed.). Swiss Papers in English Language and Literature 7 Repetition. Tuebingen:

Gunter Narr Verlag. Astuti, Santi Indra. 2004. Representasi Perempuan Indonesia dalam Komunikasi Visual: Wacana yang (Belum) Berubah. Jurnal Mediator Vol. 5 No. 2

Becker, Julia C.; Zawadzki, Matthew J.; dan Shields, Stephanie A. 2014. Confronting and Reducing Sexism: A Call for Research on Intervention. Journal of Social Issues Vol. 70 (4):603-614.

Cameron. D. 2006. Language and Social Politics. London: Routledge.

Christandi, DB. 2013. Representasi Perempuan dalam Film Sang Penari: Kajian Semiotika Roland Barthes. Skripsi. Salatiga: Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana.

Connolly, J., & Phillips, I. 2002. Semiotics and The Theoretical Foundations of Multimedia. Semiotica, 144(1/4), 169-184.

Darwesh, Abbas Degan dam Abdullah, Nesaem Mehdi. 2016. A Critical Discourse Analysis of Donald Trump’s Sexist Ideology. Journal of Education and Practice Vol. 7 (30): 87-95.

Fairclough, Norman. 2016. A Dialectical-Relational Approach to Critical Discourse Analysis is Social Research. Wodak, Ruth dan Meyer, Michael (Eds.). Methods of Critical Discourse Studies Third Edition. London: SAGE Publication Ltd.

Fakih, Mansour. 1996. Analisa Gender dan Tranformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jancsary, Dennis; Hollerer, Markus A.; dan Meyer, Renate A. 2016. Critical Analysis of Visual and Multimodal Texts. Wodak, Ruth dan Meyer, Michael (Eds.). Methods of

Critical Discourse Studies Third Edition. London: SAGE Publication Ltd.

Juwita, Norma. 2009. Penggunaan Kosa Kata Oleh Laki-Laki dan Perempuan Dalam

Wacana Deskriptif. Skirpsi. Jakarta: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Knox, John S.; Patpong, Pattama; dan Piriyasilpa, Yupaporn. 2010. Khao Naa Nung: A Multimodal Analysis of Thai-language Newspaper Front Pages. Bednarek, Monika dan Martin, J.R. Martin (Eds.). New Discourse on Language: Functional Perspectives on Multimodality, Identity, and Affiliation. London/New York: Continuum International Publishing Group.

Kurnia, Novi. 2004. Representasi Maskulinitas dalam Iklan. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik. Vol. 8 No 1.

Mautner, Gerlinde. 2016. Checks and Balances: How Corpus Linguistics can Contribute to CDA. Wodak, Ruth dan Meyer, Michael (Eds.). Methods of Critical Discourse Studies Third Edition. London: SAGE Publication Ltd.

Mills, S. 2008. Language and Sexism. Cambridge: Cambridge University Press.

Moleong, L.J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mondong, Tony. 2011. Representasi Perempuan dalam Iklan Pond’s. Jurnal Inovasi Vol. 8 No.1.

Peccei, J.S. 2000. Pragmatics. London and New York: Routledge

Ponterotto, Diane. 2014. Trivializing the Female Body: A Cross-cultural Analysis of the Representation of Women in Sports Journalism. Journal of International Women’s Studies, 15(2), 94-111.

Ponulele, Nurhayati dkk. 1998. Ungkapan dan Peribahasa Bahasa Kaili. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sneddon, J. N. dkk. 2010. Indonesian: A Reference Grammar 2nd Edition. Sydney: Allen & Unwin.

Suharsaputra, U. 2012. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.

Bandung: Refika Aditama.

Swim, J. K., dan Hyers, L. L. 2009. Sexism. Nelson, T. D. (Ed.). Handbook of Prejudice, Stereotyping, and Discrimination. New York: Psychology Press.

Tian, Ping. 2010. Playing with ‘Feminity’: An Intermodal Analysis of The Bilingual Picture Book The Ballad of Mulan. Bednarek, Monika dan Martin, J.R. Martin (Eds.). New Discourse on Language: Functional Perspectives on Multimodality, Identity, and

Affiliation. London/New York: Continuum International Publishing Group.

Vahid, Hossein dan Esmae’li, Saeedeh. 2012. The Power behind Images: Advertisement Discourse in Focus. International Journal of Linguistics Vol. 4 (4): 36-51.

Wang, Haiyan. 2011. Conversational Implicature in English Listening Comprehension. Journal of Language Teaching and Research Vol.

(5): 1162-1167.

Widjaja, HAW. 1997. Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: Bumi Aksara

Zed, Mestika. 2008. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.22219/SATWIKA.Vol2.No1.1-19 | Abstract views : 777 | PDF views : 777 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Eggy Fajar Andalas, Arti Prihatini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View Satwika Stats

Creative Commons License

Satwika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.