Perilaku Konsumsi Masyarakat Urban Pada Produk Kopi Ala Starbucks

Nadya Afdholy


Abstract


Kopi Starbucks merupakan produk kopi yang menandakan nilai prestise yang tinggi bagi para penikmatnya karena harganya yang tergolong mahal. Bagi konsumen yang berpendapatan tinggi, tentu bukan hal yang sulit untuk mengonsumsi kopi Starbucks, namun bagi yang berpendapatan rendah mungkin akan berpikir ulang untuk mengonsumsi produk tersebut. Munculnya brand kopi ala Starbucks menunjukkan bahwa saat ini banyak animo masyarakat yang menginginkan kopi tetapi mereka juga melihat keadaan ekonomi mereka yang seutuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembentukan identitas yang dimunculkan oleh para konsumen pada produk imitasi ala Starbucks dengan memanfaatkan teori simulakrum dari Jean Baudrillard. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Kafe Starmug’s, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Sumber data penelitian yaitu hasil wawancara dengan berbagai informan yang merupakan beberapa orang pekerja dan juga mahasiswa di Surabaya yang disebut masyarakat urban. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan interpretasi. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan dan memaknai data yang telah diperoleh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik konsumsi kopi ala Starbucks merupakan bentukan konsumerisme postmodern, yakni pola konsumsi yang tidak sesuai dengan arti harfiah dari konsumsi, namun lebih mengarah pada konsumsi simbol-simbol. Kata kunci: imitasi, konsumsi, kopi, posmodernisme, Starbucks.


Keywords


kopi; konsumsi; starbucks; urban

Full Text:

PDF

References


Arsita, A. (2017). Simulakra Baudrillard dalam Multidimensi Posmodernisme: Kajian Fotografi Makanan dalam Media Sosial Instagram. Rekam Vol. 13 No. 2.

Baudrillard, J. (1983). The Precession of Simulacra. New York: Semiotext.

Baudrillard, J. (1994). Simulacra and Simulation. London: University of Michigan Press.

Baudrillard, J. (1998). The Consumer Society; Myth and Structure. London: Sage Publication.

Baudrillard, J. (2000). The Systems of Objects. London: New York Verso.

Chaney, D. (1996). Lifestyle : Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. California: SAGE Publications.

Edkins, J. (2009). Critical Theorists and International Relations. Abingdon: Routledge.

Featherstone, M. (1992). Consumer Culture and Postmodernism. London: Sage Publication.

Lechte, J. (2001). 50 Filsuf Kontemporer. Yogyakarta: Kanisius.

Littlejohn, S. W. (2008). Theories of Human Communication. Belmont: Thomson Wadsworth.

Murti, A. (2005). Perbandingan Konsep Consumer Society dalam Pemikiran Jean Baudrillard dan Herbert Marcuse. Depok: Universitas Indonesia.

Pawanti, M. H. (2013). Masyarakat Konsumeris Menurut Konsep Pemikiran Jean Baudrillard. Depok: Universitas Indonesia.

Piliang, Y. A. (2003). Hipersemiotika; Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2008). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

Solikatun, Kartono, D. T., & Demartoto, A. (2018). Perilaku Konsumsi Kopi sebagai Budaya Masyarakat Konsumsi: Studi Fenomenologi pada Peminum Kopi di Kedai Kopi Kota Semarang. Jurnal Analisa Sosiologi, 60-74.




DOI: https://doi.org/10.22219/SATWIKA.Vol3.No1.43-53 | Abstract views : 646 | PDF views : 646 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Nadya Afdholy

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View Satwika Stats

Creative Commons License

Satwika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.