Perancangan Prototype Sistem Pemesanan Wisata Menggunakan Pendekatan Design Thinking (Studi Kasus : CV. Melanesia Maju Bersama)
Main Article Content
Abstract
Perusahaan CV. Melanesia Maju Bersama yang berada di Labuan Bajo, merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata penyedia jasa khususnya di Labuan Bajo, Waerebo dan Sumba. Dalam setiap aktifitasnya, CV. Melanesia Maju Bersama mempromosikan jasanya dengan menggunakan sosial media instagram dan chat whatsapp sebagai reservasinya. Namun dalam pelaksanaanya masih diras kurang efektif karena terdapat kendala dalam melakukan pemesanannya melalui whatsapp. Kemudian konsumen masih kurang mendapatkan informasi dan fasilitas yang ada. Oleh karena itu, dilakukan Perancangan Sistem Pemesanan Wisata Menggunakan Pendekatan Design Thinking. Dengan menggunakan prototype akan dihasilkan prototype sistem dan menjadi gambaran awal bagi pengguna dan pengembang, dan memungkinkan validasi konsep sistem yang akan dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Design Thinking, yang dimana metode ini memecahkan permasalahan yang belum terdefenisi secara langsung dengan mempelajari kebutuhan user, mengumpulkan ide pada tahap brainstorming dan menggunakan pendekatan langsung dengan tahap pembuatan protottipe dan pengujian langsung. Penelitian ini difokuskan pada solusi desain dengan metode design thinking. Hasil dari penelitian ini menghasilkan desain solusi berupa rancangan sistem pemesanan wisata yang disesuaiakn dengan kebutuhan pengguna menggunakan metode design thinking. Kemudian pengujian sistem menggunakan metode usability testing menggunakan platform Maze mendapatkan hasil skor 92 dan pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) mendapatkan skor 91.5 maka menunjukan grade “A”. Dimana dapat dinyatakan bahwa perancangan prototype ini dapat diterima (acceptable) oleh penggunannya.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
References
[1] N. Handayani et al., “Perancangan UI/UX Aplikasi Destinasi Wisata Berbasis Web Menggunakan Menggunakan Metode Human Centered Design,” vol. 7, no. 1, pp. 35–43, 2023.
[2] Y. Z. Surentu, D. M. D. Warouw, and M. Rembang, “Pentingnya Website Sebagai Media Informasi Destinasi Wisata Di Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Minahasa,” Acta Diurna Komun., vol. 2, no. 4, pp. 1–17, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/31117/29843
[3] M. Makbul, “Metode Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian,” 2021.
[4] A. P. Jayakusuma, N. Parwati, W. N. Tanjung, and A. T. Purwandari, “Pembuatan Building Blocks Dengan Mesin” CREATICS” Menggunakan Metode Design Thinking,” J. Al-AZHAR Indones. SERI SAINS DAN Teknol., vol. 7, no. 1, p. 50, 2022, doi: 10.36722/sst.v7i1.843.
[5] I. Averushyd Juliansyah and I. V Paputungan, “Perancangan User Experience Pada Website Penjualan Kerajinan Tangan Dengan Metodologi Design Thinking,” J. Autom., vol. 3, no. 1, pp. 4996–5004, 2022, [Online]. Available: https://journal.uii.ac.id/AUTOMATA/article/view/21895
[6] B. Boehm,