The early growth and development of 10 genotypes Gajah ginger as intercrops system in Jatropha curcas plantation

Authors

  • Yudi Prasetyo university of muhammadiyah malang
  • Agus Zainudin university of muhammadiyah malang
  • Muhidin Muhidin

DOI:

https://doi.org/10.22219/jtcst.v2i1.13913

Keywords:

ginger, intercropping, Jatropha curcass

Abstract

Ginger (Zingiber officinale Rosc.) is one of the medicinal plants and can be processed into products such as essential oils and starches. Ginger was planted under a tree because it has a good sunlight tolerant plant. Ginger can grow and develop normally, even in low light intensity. Indonesia has a lot of land with shade conditions and potential for ginger production. It can be supported to increase national ginger production. This study aims to assess the growth and development of ginger in Gajah variety, with several genotypes, that are cultivated as intercropping at Jatropha curcas. The study was conducted in Jatropha plantation at 2.144 dap age, which is located at Desa Kedungpenggaron, Kec. Kejayaan, Pasuruan city (117 m above sea level, with coordinates 7 ° 46'18.6 "112 ° 50'25.2"). The study began on October 2017 to March 2018. The study used Gajah variety, with 10 genotypes, consist of Banyuwangi, Sidoarjo, Malang, Bojonegoro, Jombang, Bandung, Purwakarta, Banten, Lampung, Jambi, which were arranged in a Randomized Block Design. The results showed that ginger's growth and development at 14 to 105 dap was not significantly different in all parameters. Based on cluster analysis for 14 quantitative variables, showed that two grouped, specifically 9 genotypes and 1 Lampung's genotype with 31.71% similarity. The similarity of Ginger Gajah, approved by the Banyuwangi and Jombang genotypes, which reached 86.26%

References

Agus, R. 2014: Effect of bulk-concentrate organic fertilizer and pellets to the growth, production, fertilizer efficiency and plant health on ginger. Jurnal Balitro Bogor. Vol 25, No 2

Ananda, P., S. Muhartini. 2011: Pengaruh Kadar Atonik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Jenis Jahe (Zingiber officinale R.).

Jurnal Vegetalika UGM. Vol 1, No 4

Aragaw, M., S.Alamerew, G.H. Michael, and A.Tesfaye. 2011. Variability of ginger (Zingiber officinale Rosc.) accessions for morphological and some quality traits in Ethiopia. Inter. J. Agirc. Res.6 (6) : 444 - 457.

Aryanti, I., Eva S, Emmy H. 2015: Identifikasi Karakteristik Morfologis dan Hubungan Kekerabatan pada Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) di Desa Dolok Saribu Kabupaten Simalungun. Jurnal Agroekoteaknologi. ISSN No. 2337-6597 Vol.3, No.3 : 963-975, Juni 2015

Alaina, a. 2011. Analisis Kelayakan Teknis Dan Finansial Agribisnis Perkebunan Kelapa Dan Agroindustri Gula Kelapa (Studi Kasus Di Kecamatan Nglegok, Blitar)”. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Ajijah, N., B. Martono., N. Bermawie dan E.A. Hadad. 1997. Botani dan Karakteristik. Di dalam : Sitepu D., Sudiarto, N. Bermawie, Supriadi, D.- Soetopo, Rosita S.M.D, Hernani, A.M. Rivai, editors. Monograf no 3 : Jahe. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Badan Litbang Deptan: 10-17.

Balittro. 2011: Statistik Tanaman Obat Indonesia. Luas panen, rata-rata hasil dan produksi tanaman obat di Indonesia tahun 2010. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor. 15 hlm

BPTP. 2012: Petunjuk Teknis Budidaya Tanaman Jahe. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara, Medan.

Eko, S. 2009. Kajian Fenotipe Tanaman Jahe Putih Besar (Zingiber officinale var.officinarum) Akibat Perlakuan Kolkisin. Skripsi Fakultas Pertanian. Universitas Muria Kudus. Kudus

Darwati I., S.M.D. Rosita dan Hernani. 2002. “Respon daun ungu (Gratophyllum pictum L.) Terhadap Cekaman Air “. J Littri 8 (3): 73-76.

Djamhari. 2010: Memecah Dormansi Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb) Menggunakan Larutan Atonik Dan Stimulasi Perakaran Dengan Aplikasi Auksin. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia. Vol. 12, No. 1, April 2010 Hlm.66-70

Dirjen Perkebunan. 2010-2019: Statistik Perkebunan Indonesia. Departemen Pertanian, Jakarta.

Eko w, L,P. 2012: Analisis Vigor Daya Simpan Benih Cabai (Capsicum annum L.) Dan Pendugaan Parameter Genetiknya. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 108 hal.

Filter, A. H. and R. K. Hay, 1991: Environmental Physiology of Plants. Second Edition. Academic Press Inc. Sandiego. 423 p.

Gardner, dkk., 1985: Fisiologi Tanaman Budidaya, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Idwar, H, Yeti, Herman dan F. Karlita. 2011: Pemberian Pupuk Kalium pada Sistem Tumpang Sari Tanaman Jahe dan Jagung dengan Cara tanam Berbeda. Jurnal Teknobiologi. 88 - 80: 2013

Indah A, Emmy H. 2015: Identifikasi Karakteristik Morfologis dan Hubungan Kekerabatan pada Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) di Desa Dolok Saribu Kabupaten Simalungun. Jurnal Online Agroekoteaknologi. ISSN No. 2337-6597 Vol.3, No.3 : 963-975, Juni 2015

Ilyas, S. Dan W. T. Darni. 2007: Persistensi dan Pematahan Dormansi Pada Beberapa Varietas Padi Gogo. Jurnal Agrista, 11 (2) : 92 –101.

Hargono, dkk. 2013. “Pemisahan Gingerol Dari Rimpang Jahe Segar Melalui Proses Ekstraksi Secara Batch”. Momentum, Vol. 9, No. 2, Oktober 2013, Hal. 16-21 ISSN 0216-7395

Irawan, B. dan K. Purbayanti. 2008: Karakterisasi dan Kekerabatan Kultivar Padi Lokal di Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Seminar Nasional PTTI 21-23 Oktober 2008.

Janson ,P.C.198: Spices, Condiments and Medicinal Plants in Ethopia. Wagenurgan : Centre for Agricultural Publishing & Documentation.

Januwati, M .dan S. M. D. Rosita. 1997: Perbanyakan benih. Monograf Jahe. No 3. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. hal. 40-50.

….……2000: Pertumbuhan Produksi jahe gajah (Zingiber officinale var officinale Rosc) sebagai tanaman sela diantara tegakan pohon kelapa (Cocos nucifera L). J.Habitat, Faperta Unibraw. 8 (3): 65-70

….……1992: Pengaruh jenis pupuk dan tingkat pemupukan N terhadap pertumbuhan dan produktivitas jahe (Z. Officinale Rosc.) var. Badak. Bul. Argon. IPB XX (3) : 61-71.

Jatoi, S. and Kazou N. 2013: Diversity Analisi and Relationships Among Ginger Landraces. Pak J. Bot., 45 (A): 1203-1214.

Kun X, Z. Qi and Z. Yhao. 2003: Effects Of Soil Water Stress And Shading On Growth Characteristics Of Ginger. J App. Ecol.14(10): 1645-1648.

Kusuma, D. 2011: Pengaruh Komposisi Media Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Jahe (Zingiber officinale Rosc.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember. Jember

Lesmana, Y. 2008: Respons Pertumbuhan dan Produksi Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Sistem Keranjang terhadap Pemberian Pupuk Organik Padat dan Komposisi Media Tanam. Skripsi. Departeman Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Medan. 90 hlm

Lu-Jiu, L. 2004: The characteristics of ginger nutritionand technology of balanced fertilization for excellentquality and high yield. Chinese Agric. Sci. Bulletin,2004-01.

Nurliani B dan Tjutju N. 2004: Pengaruh Wood Vinegar Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jahe (Zingiber officinale Rosc.). Jurnal Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Vol.15 No. 2. 2004

Nio Song, A., & Banyo, Y. 2011: Konsentrasi Klorofil Daun Sebagai Indikator Kekurangan Air Pada Tanaman. Jurnal Ilmiah Sains, 11(2), 166-173.

Purseglove, J.W., E.G. Brown, C.L. Green dan S.R.J. Robbins. (1981): Spice”. London : Longman Grup Limited.

Rahardjo, P. 2012: Panduan Budidaya dan Pengolahan Jahe Gajah. Penebar Swadaya: Jakarta.

Ravindran, P.N., and Babu, K.N., (2005): Ginger The Genus Zingiber. CRC Press, New York. Hal 87-90

Ruhnayat. A, dan Sri. Y. 2014: Peningkatan Produksi dan Ketahanan Jahe Terhadap Penyakit Layu Bakteri Melalui Imbangan Hara dan Kompos Tanaman Elisitor. Buletin Penelitian Tanman Rempah dan Obat. Vol 25, No 1

Rostiana,O.,A. Abdullah., Taryon dan E. A. Hadad. 1991: Jenis-jenis Tanaman Jahe. Edisi Khusus Penelitian Tanaman Rempah dan ObatVII (1):7-10.

….……2004: Standar Operasional Prosedur Budidaya Jahe. Circular No. 8. Balai Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat.

Rukmana R, 2000: Usaha Tani Jahe Dilengkapi Dengan Pengolahan Jahe Segar, Seri Budi Daya. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Shoji,A.,T. Iwasa dan Y. Takemoto. (1982). Cardiotonic principles of ginger (Zingiber officinale Roscoe). J Pharmac Sci. 71: 1174-1175.

Singh, G., I.S. Kapoor, P. Singh, C.S. Heluani, M.P Lampasona dan C.A.N Catalan. (2008). Chemistry, antioxidant and antimicrobial investigation on essential oil and oleoresin of Zingiber officinale. Food Chem. Toxicol. 46: 3295-3302.

Sintia, M. 2011. Pengaruh Beberapa Dosis Kompos Jerami Padi Dan Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharataSturt.). Jurnal Tanaman Pangan. Hal 1-7.

Sukarman, D. Rusmin, dan Melati. 2004: Pengaruh asal sumber benih dan cara penyimpanan terhadap viabilitas benih jahe (Zingiber officinale Rosc.). hlm.321-327. Prosiding Simposium IV Hasil Penelitian Tanaman Perkebunan, Bogor, 28 30 September 2004.

Suseno, H. 1974: Fisiologi Tumbuhan. Metabolisme Dasar. Departemen Botani, Fakultas Pertanian. Bogor.

Syukur, C dan Hernani, 2002: Budidaya Tanaman Obat Komersial, PT. Penebar Swadaya: Jakarta

Tjitrosoepomo, G. 2005: Taksonomi Umum: Dasar-dasar Taksonomi Tumbuhan. Gadjah Mada Press. Yogyakarta. Hal . 150-154.

Tunggul, S. 2012: Pengaruh Komposisi Media Dan Paclobutrazol Terhadap Pertumbuhan Dan Pembungaan Jahe Putih Besar (Zingiber officinale Rosc.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian. Bogor.

Wahid, P.1992: Peningkatan Intensitas Tanaman Melalui Tanaman Sela Dan Campuran. Prosiding Temu Usaha Pengembangan Hasil Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat. Jakarta, 2-3 Desember 1992, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Wiroatmodjo, J. dan B. L. Siregar,1993: Pengaruh Tingkat Populasi Dan Dosis Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jahe Zingiber officinale Rosc.) Jenis Badak yang Dipanen Muda. Buletin Agronomi. XXI (2): 21-28.

Yusron dan M. Januwati. 2002: Pemanfatan Lahan Pada Kelapa Sawit Muda Dengan Temu-Temuan Sebagai Tanaman Sela. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor

Published

2020-10-02