Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring Ketinggian Air Sungai Berbasis Mikrokontroler ESP32 dan Telegram Sebagai Upaya Deteksi Banjir Secara Dini
Main Article Content
Abstract
Banjir adalah salah satu bencana alam yang kerap terjadi karena intensitas hujan yang tinggi serta buruknya sistem drainase. Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah sistem pemantauan tinggi permukaan air berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04, serta terhubung dengan Telegram dan situs web untuk pemantauan secara waktu nyata.. Metode Fuzzy Sugeno diterapkan untuk mengklasifikasikan status air menjadi Aman, Siaga, dan Bahaya. Data ketinggian air dikirim ke server melalui API dan ditampilkan pada website serta dikirimkan sebagai notifikasi ke Telegram. Pengujian menunjukkan akurasi sensor mencapai 99%, dengan notifikasi yang cepat dan akurat saat kondisi kritis. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem ini efektif untuk peringatan dini banjir. Pengembangan lebih lanjut dapat mencakup prediksi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi deteksi dini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
References
[1] D. Sari, N. Yahya Nurhadi, K. Anwar, M. Isa, and S. Handayani, “Pemantauan dan Analisis Tingkat Pencemaran Kualitas Air Sungai di Kabupaten Tebo,” 2021.
[2] A. Agustina and dan Kastamto, “Analisis Karakteristik Aliran Sungai Pada Sungai Cimadur, Provinsi Banten Dengan Menggunakan HEC-RAS,” 2022. [Online]. Available: https://ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/jice
[3] R. Vindua and H. S. Triaji, “Monitoring Ketinggian Air Sebagai Pendeteksi Banjir Menggunakan Notifikasi Telegram Berbasis Internet Of Things,” TIN: Terapan Informatika Nusantara, vol. 4, no. 5, pp. 288–299, Oct. 2023, doi: 10.47065/tin.v4i5.4266.
[4] N. Kurniasih, D. P. Sari, and D. A. Rizka Firdaus, “Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring Pendeteksi Dini Banjir Berbasis Short Message Service Menggunakan PLTS On Grid,” KILAT, vol. 10, no. 1, pp. 77–88, Apr. 2021, doi: 10.33322/kilat.v10i1.1018.
[5] S. Halim, “Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring Ketinggian Air Sungai Berbasis Mikrokontroler Arduino dan SMS Gateway Sebagai Upaya Deteksi Banjir Secara Dini (Mitigasi Banjir).” [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/342434965
[6] A. Rifky and S. Anugrah, “Jurnal Ilmu Administrasi Publik Analisis Peran Pemerintah dalam Penanganan Banjir di Kota Pontianak: Implementasi Kebijakan dan Koordinasi Lintas Sektor,” PUBLIKAUMA: Jurnal Ilmu Administrasi Publik UMA, vol. 8, no. 1, pp. 163–171, 2020, doi: 10.31289/publika.v11i2.10504.
[7] D. Hendryady, N. Syam, S. Komputer, and I. Bina Adinata, “AMMATOA : Journal System Information And Computer Institut Teknologi Dan Bisnis Bina Adinata Prototype Monitoring Pendeteksi Banjir Menggunakan Aplikasi Blynk Berbasis ESP32,” vol. 1, pp. 20–34, 2023.
[8] S. P. Windiastik, N. Ardhana, and J. Triono, “Perancangan Sistem Pendeteksi Banjir Berbasis IoT (Internet of Thing),” Seminar Nasional Sistem Informasi, 2019.
[9] N. Piscataway, International Workshop on Metrology for Industry 4.0 and Internet of Things. Naples: IEEE, 2019.
[10] M. Reza Fahlevi, P. Sistem Pendeteksi Banjir, and H. Gunawan, “Perancangan Sistem Pendeteksi Banjir Berbasis Internet of Things Design Based Flood Detection System Internet of Things.”
[11] P. Rifqi Mahardika, F. April Lani, R. Suwartika, P. Studi Teknik Informatika, and P. Piksi Ganesha Jl Gatot Subroto No, “Perancangan Sistem Control Tandon Air Menggunakan Sensor HC-SR04 Berbasis Internet of Things.”