Pengaruh konsentrasi KNO3 dan tingkat kematangan buah terhadap viabilitas benih pepaya (Carica papaya L) varietas callina

Authors

  • wahyu widi kusuma pamungkas Universitas Diponegoro
  • Florentina Kusmiyati Universitas Diponegoro
  • karno karno Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.22219/jtcst.v2i1.10624

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis perendaman KNO3 dan tingkat kematangan buah yang berbeda terhadap viabilitas benih pepaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu tingkat kematangan (A0 : 75% dan A1 : 100%). Faktor kedua yaitu konsentrasi KNO3 (B1 = 0 M ; B2 =  0,05 M ; B3 = 0,1 M ; B4 = 0,15 M ; B5 = 0,2 M). Parameter perkecambahan yaitu daya berkecambah, kecepatan tumbuh benih, indeks vigor, dan potensi tumbuh maksimum. Parameter pembibitan yaitu tinggi tanaman dan luas daun. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis keragaman (ANOVA) dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Interaksi antara tingkat kematangan buah dan lama perendaman KNO3 berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah, kecepatan tumbuh, indeks vigor, potensi tumbuh maksimum dan tinggi tanaman. Dosis KNO3 mempengaruhi luas daun. Tingkat kematangan buah pepaya dengan dosis KNO3 berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih.

Kata kunci: KNO3, kematangan buah, viabilitas benih, daya berkecambah, pepaya

Downloads

Published

2020-10-02